Keterampilan berpikir kritis berperan penting dalam pemahaman materi biologi peserta didik. Motivasi belajar yang tinggi juga diperlukan untuk mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Kenyataan di lapangan menunjukkan kedua aspek tersebut belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran RADEC berbantuan Google Classroom terhadap keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar biologi. Penelitian kuasi-eksperimen ini menerapkan rancangan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian mencakup seluruh peserta didik kelas XI SMAN 3 Temanggung. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu kelas XI 2 (eksperimen) dan kelas XI 3 (kontrol dengan model Discovery Learning). Data dikumpulkan menggunakan tes keterampilan berpikir kritis dan kuesioner motivasi belajar. Uji Mann-Whitney menunjukkan peningkatan keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen sebesar 22,09%, sedangkan kelas kontrol sebesar 6,90% ( ). Uji independent sample t-test menunjukkan perubahan motivasi belajar tidak berbeda signifikan antara kelas eksperimen (-0,99%) dan kelas kontrol (0,56%) dengan nilai . Dengan demikian, model RADEC berbantuan Google Classroom terbukti meningkatkan keterampilan berpikir kritis, tetapi tidak memengaruhi motivasi belajar biologi peserta didik.
Copyrights © 2026