Abstrak Fenomena perilaku seksual sesama jenis di lingkungan lembaga pemasyarakatan perempuan masih menjadi isu sensitif dan kurang mendapatkan perhatian, terutama terkait bagaimana individu lesbian memenuhi kebutuhan emosional maupun seksual dalam situasi terbatas dan penuh pengawasan. Kondisi ini menunjukkan adanya permasalahan psikososial yang perlu dipahami secara mendalam oleh pihak pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku seksual pada individu lesbian di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Lima partisipan dipilih melalui teknik purposive sampling, setelah terlebih dahulu dilakukan identifikasi orientasi seksual menggunakan Skala Kinsey. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menghasilkan enam tema utama, yaitu identitas seksual, aktivitas seksual, dinamika hubungan, preferensi dan pembentukan pasangan, pengaruh lingkungan Lapas, dan aspek psikologis. Perilaku seksual tidak hanya muncul sebagai pemenuhan kebutuhan biologis, tetapi juga menjadi bentuk pencarian kasih sayang, dukungan emosional, dan keamanan di lingkungan tertutup. Penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika seksual di dalam Lapas merupakan bentuk strategi adaptasi yang kompleks terhadap tekanan psikologis dan keterbatasan interaksi sosial. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pembinaan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kesejahteraan mental warga binaan. Kata Kunci: Perilaku Seksual, Lesbian, Lapas Perempuan, Fenomenologi AbstractSame-sex sexual behavior in women’s correctional facilities remains a sensitive and under-researched issue, particularly regarding how lesbian inmates fulfill their emotional and sexual needs in a restricted and highly supervised environment. This condition indicates psychosocial challenges that require deeper understanding from correctional stakeholders. This study aims to describe the sexual behavior of lesbian inmates at the Class IIB Women’s Prison in Jambi. This research employed a qualitative phenomenological approach. Five participants were selected through purposive sampling, after first being identified as lesbian using the Kinsey Scale. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and were analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The results revealed six major themes: sexual identity, sexual activities, relationship dynamics, partner preference and formation, influence of the prison environment, and psychological aspects. Sexual behavior was found not only as fulfillment of biological needs, but also as a means of seeking affection, emotional support, and security in a confined setting. The findings indicate that sexual dynamics in prison function as a complex adaptation strategy to psychological pressure and limited social interaction. This study provides implications for developing more inclusive rehabilitation policies that support inmates’ mental well-being. Keywords: Sexual Behavior, Lesbian, Women’s Prison, Phenomenology
Copyrights © 2026