Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi ekologis dan ekonomis budidaya walet (Collocalia fuciphaga) di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Penelitian ini dilakukan dari Oktober-November 2025 di tiga rumah walet aktif yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara semi terstruktur. Potensi ekologis meliputi estimasi populasi berdasarkan sarang aktif, karakteristik bangunan, dan faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya. Estimasi populasi menggunakan metode perhitungan sarang, sedangkan data lingkungan dianalisis menggunakan Principal Component Analysis (PCA). Potensi ekonomi dinilai menggunakan pendekatan Nilai Manfaat Langsung berdasarkan produksi tahunan dan harga pasar sarang burung walet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lokasi 2 memiliki populasi tertinggi dengan 230 sarang aktif sekitar 575 individu sebelum panen dan tetap dominan setelah panen. PCA menunjukkan bahwa suhu, lama bangunan, dan jumlah lantai merupakan faktor utama yang mempengaruhi populasi. Kondisi lingkungan berada pada kisaran yang optimal, dengan suhu 27,8–28,7°C, kelembapan udara 86–90%, dan intensitas cahaya mendekati 0 lux. Potensi ekonomi menunjukkan bahwa pendapatan tahunan dari budidaya burung walet berkisar antara Rp33.566.000 hingga Rp41.450.500, dengan nilai tertinggi diperoleh pada Lokasi 2. Temuan ini menunjukkan bahwa budidaya walet di Secanggang memiliki kesesuaian ekologis yang baik dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan mendukung potensinya untuk pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026