Pembelajaran berbasis proyek menyediakan ruang bagi siswa sekolah dasar untuk mengembangkan kepemimpinan dan kolaborasi melalui kegiatan kelompok yang menuntut pembagian tugas, pengambilan keputusan, dan tanggung jawab bersama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika kepemimpinan dan kolaborasi siswa kelas V selama penerapan Project-Based Learning (PjBL) di SDN Kartini IV. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas V, sedangkan wali kelas berperan sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi lembar kerja serta hasil proyek. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, dengan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik dan ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan muncul melalui inisiatif, pembagian tugas, pengarahan kegiatan, dan tanggung jawab terhadap pekerjaan kelompok. Kolaborasi terlihat melalui pertukaran gagasan, saling membantu, dan penyatuan hasil kerja. Namun, kontribusi siswa belum merata karena beberapa siswa cenderung dominan, sedangkan siswa lain lebih pasif. PjBL berfungsi sebagai ruang untuk memfasilitasi sekaligus mengenali karakter siswa, dengan peran guru sangat penting dalam mengelola kelompok dan memastikan pemerataan partisipasi.
Copyrights © 2026