Sungai Batang Sangir merupakan salah satu sungai utama di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, yang memiliki peranan penting sebagai sumber air bagi masyarakat dan aktivitas pertanian. Peningkatan aktivitas antropogenik di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) berpotensi menurunkan kualitas air dan mengganggu keseimbangan ekologis perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi ekologis Sungai Batang Sangir melalui analisis parameter kualitas air fisik, kimia, dan biologi berdasarkan baku mutu air kelas II sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Pengambilan sampel dilakukan pada dua titik, yaitu bagian hulu dan hilir sungai menggunakan metode grab sampling mengacu pada SNI 6989.57:2008. Analisis laboratorium dilakukan di laboratorium terakreditasi dengan metode pengujian standar, meliputi TSS secara gravimetri (SNI 6989.3:2019), pH menggunakan pH meter (SNI 6989.11:2019), DO metode Winkler, BOD metode inkubasi 5 hari, COD metode refluks tertutup-spektrofotometri, nitrat dan total fosfat menggunakan spektrofotometri, serta fecal coliform dengan metode MPN. Evaluasi mutu air dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui perbandingan hasil pengujian terhadap baku mutu kelas II PP No. 22 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar parameter masih memenuhi baku mutu, namun pada bagian hilir ditemukan konsentrasi total fosfat sebesar 0,54 mg/L dan fecal coliform sebesar 1.600 MPN/100 mL yang melampaui ambang batas. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, kualitas air Sungai Batang Sangir pada bagian hilir dikategorikan tercemar ringan akibat pengaruh aktivitas pertanian dan limbah domestik.
Copyrights © 2026