Jurnal Kreativitas PKM
Vol 9, No 7 (2026): Volume 9 Nomor 7 (2026)

GEN-SEHAT: Pelatihan Kesehatan Reproduksi, Pencegahan Penyakit Kronik, dan Bantuan Hidup Dasar untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Remaja Vokasi di SMK Bina Husada Mandiri Bekasi

Irna Nursanti (Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Harif Fadhillah (Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Muhammad Hadi (Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Endang Zakaria (Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Diana Irawati (Program Studi Ilmu Keperawatan, Stikes Widya Dharma Husada, Tanggerang)
Dhea Natashia (Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Nani Winani (Magister Keperawatan, Faculty of Nursing, Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Nendra Bagus Pamungkas (Magister Keperawatan, Faculty of Nursing, Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Ade Asrianti (Magister Keperawatan, Faculty of Nursing, Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Ade Indah Irmayanti Yusuf (Magister Keperawatan, Faculty of Nursing, Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Slamet Slamet (Magister Keperawatan, Faculty of Nursing, Universitas Muhammadiyah Jakarta)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

ABSTRAK Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, termasuk rendahnya literasi kesehatan reproduksi, meningkatnya faktor risiko penyakit kronik, serta kurangnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan yang tepat dapat meningkatkan risiko perilaku tidak sehat dan menurunkan kemampuan remaja dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan program edukasi yang komprehensif untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan penyakit kronik, dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) melalui program GEN-SEHAT. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, dan simulasi kepada siswa SMK Bina Husada Mandiri Bekasi. Program terdiri atas tiga sesi utama, yaitu edukasi kesehatan reproduksi, edukasi penyakit kronik, dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta setelah intervensi. Sebanyak 228 siswa mengikuti kegiatan dan mengisi pre-test, sedangkan 161 siswa menyelesaikan pre-test dan post-test secara lengkap. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan pada seluruh domain yang diberikan. Pengetahuan kesehatan reproduksi meningkat dari 6,14 ± 2,10 menjadi 7,58 ± 1,94 (p 0,001), pengetahuan penyakit kronik meningkat dari 6,21 ± 2,34 menjadi 7,81 ± 2,33 (p 0,001), dan pengetahuan Bantuan Hidup Dasar meningkat dari 7,84 ± 2,18 menjadi 9,07 ± 1,60 (p 0,001). Secara keseluruhan, skor pengetahuan total meningkat secara signifikan dari 20,19 ± 5,58 menjadi 24,46 ± 4,92 (t = 11,38; p 0,001). Program GEN-SEHAT efektif meningkatkan literasi kesehatan remaja pada aspek kesehatan reproduksi, pencegahan penyakit kronik, dan Bantuan Hidup Dasar. Program ini dapat dijadikan model promosi kesehatan berbasis sekolah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan remaja menghadapi berbagai masalah kesehatan. Kata Kunci: Remaja, Bantuan Hidup Dasar, Kesehatan Reproduksi, Penyakit Kronik, Promosi Kesehatan.ABSTRACT Adolescents are vulnerable to various health problems, including limited reproductive health literacy, increasing risk factors for chronic diseases, and inadequate emergency preparedness. Limited access to accurate health information may increase unhealthy behaviors and reduce adolescents' ability to make informed health decisions. Therefore, comprehensive health education programs are needed to improve adolescent health literacy. This community service program aimed to improve students’ knowledge regarding reproductive health, chronic disease prevention, and Basic Life Support (BLS) through the GEN-SEHAT program. The program employed health education, training, demonstrations, and simulations involving students from SMK Bina Husada Mandiri Bekasi. The intervention consisted of reproductive health education, chronic disease prevention education, and Basic Life Support training. Knowledge improvement was evaluated using a pre-test and post-test design. A total of 228 students participated in the program and completed the pretest, while 161 students completed both the pretest and posttest assessments. Significant improvements were observed in all educational domains. Reproductive health knowledge increased from 6.14 ± 2.10 to 7.58 ± 1.94 (p 0.001), chronic disease knowledge increased from 6.21 ± 2.34 to 7.81 ± 2.33 (p 0.001), and Basic Life Support knowledge increased from 7.84 ± 2.18 to 9.07 ± 1.60 (p 0.001). Overall knowledge scores significantly improved from 20.19 ± 5.58 to 24.46 ± 4.92 (t = 11.38, p 0.001). The GEN-SEHAT program effectively improved adolescent health literacy regarding reproductive health, chronic disease prevention, and Basic Life Support. This program may serve as a school-based health promotion model to improve adolescents’ health knowledge and emergency preparedness. Keywords: Adolescents, Basic Life Support, Chronic Disease, Health Promotion, Reproductive Health.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...