Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana komunikasi pemberdayaan dilakukan melalui kegiatan senam rutin lansia sebagai strategi branding Kampung Sehat di RW 08 Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari ketua RW, kader senam, dan peserta lansia yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan senam lansia berlangsung secara partisipatif dan dialogis, di mana komunikasi yang terjalin tidak bersifat instruktif, melainkan kolaboratif antara kader dan lansia. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan kebugaran jasmani, tetapi juga memperkuat ikatan sosial, rasa kebersamaan, dan pengakuan akan peran lansia dalam komunitas. Selain itu, senam lansia berfungsi sebagai simbol identitas kolektif kampung yang peduli, aktif, dan sehat sehingga memperkuat branding Kampung Sehat dalam kerangka program KAS RPPA. Kesimpulannya, senam lansia berperan sebagai media pemberdayaan yang efektif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi strategi komunikasi yang membangun citra positif kampung melalui praktik sosial yang nyata dan konsisten.
Copyrights © 2026