Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode storytelling terhadap peningkatan pemahaman kosakata bahasa Arab pada siswa perempuan kelas sepuluh di Sekolah Menengah Atas Agama Islam Putri Pekanbaru. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada pembelajaran kosakata melalui cerita pendek yang memuat pengulangan mufradat, pencatatan kosakata, diskusi kelompok, dan presentasi hasil pemahaman siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe pretest-posttest control group design. Sampel dipilih melalui purposive sampling dengan mempertimbangkan keragaman latar belakang pendidikan siswa, lalu dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman kosakata dan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tahapan metode storytelling terlaksana 100%, dan uji-t menghasilkan t-hitung 6,357 lebih besar dari t-tabel 2,080 dengan signifikansi 0,001 < 0,05. Dengan demikian, metode storytelling berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman kosakata bahasa Arab. Implikasinya, guru dapat menggunakan metode ini sebagai strategi pembelajaran yang kontekstual, komunikatif, bermakna, dan efektif.
Copyrights © 2026