Kecemasan merupakan fenomena psikologis yang bersifat multidimensional, meliputi aspek emosional, kognitif, fisik, dan spiritual. Dalam psikologi, kecemasan dipahami sebagai respons adaptif terhadap tekanan hidup, namun dapat berkembang menjadi gangguan apabila menghambat keberfungsian individu. Sementara itu, teologi Kristen memandang kecemasan tidak hanya sebagai persoalan psikologis, tetapi juga berkaitan dengan relasi manusia dengan Allah, pemaknaan hidup, dan ketergantungan iman. Oleh karena itu, konseling pastoral Kristen dipandang relevan sebagai pendekatan holistik dalam menangani kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konseling pastoral Kristen dengan pendekatan Solution-Focused Brief Counseling (SFBC) dalam membantu individu mengatasi kecemasan. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah buku dan artikel ilmiah yang membahas kecemasan, konseling pastoral, dan SFBC. Analisis dilakukan secara sistematis untuk memperoleh pemahaman teoretis yang komprehensif.Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi SFBC dalam konseling pastoral efektif dalam membantu konseli mengonkretkan masalah kecemasan, mengenali kekuatan dan sumber daya rohani, serta membangun harapan yang berorientasi pada pemulihan. Pendekatan SFBC yang berfokus pada solusi dan masa depan selaras dengan nilai-nilai teologi Kristen yang menekankan pengharapan, pemulihan, dan penyertaan Allah. Disimpulkan bahwa konseling pastoral berbasis SFBC merupakan pendekatan yang aplikatif dan teologis dalam penanganan kecemasan secara holistik. Kata kunci: kecemasan; kesehatan mental; konseling pastoral Kristen; Solution-Focused Brief Counseling; spiritualitas
Copyrights © 2026