Program pengabdian kepada masyarakat ini berjudul “Model Manajemen Pendidikan Berbasis IWEE (Integrated Women Economic Empowerment) untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Punguan Parompuan Distrik Regional I Distrik XVI Humbang Habinsaran”. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi perempuan jemaat yang mayoritas berprofesi sebagai petani cabai dan kerap mengalami kerugian ekonomi saat terjadi panen raya atau penurunan harga cabai, sehingga sebagian hasil panen tidak termanfaatkan secara optimal. Berangkat dari situasi tersebut, program ini menawarkan solusi melalui pengembangan model manajemen pendidikan berbasis IWEE yang mengintegrasikan pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pendampingan usaha pengolahan cabai menjadi saus cabai bernilai jual lebih tinggi. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam memanfaatkan cabai sebagai produk olahan, memperkuat literasi keuangan dan manajemen usaha sederhana, serta mendorong terbentuknya kelompok usaha perempuan yang mandiri. Pendekatan IWEE digunakan untuk memastikan bahwa proses pemberdayaan tidak hanya berhenti pada pelatihan teknis, tetapi mencakup penguatan kapasitas, partisipasi aktif, dan pengembangan potensi ekonomi berbasis komunitas gerejawi. Metode pelaksanaan meliputi beberapa tahapan: analisis kebutuhan dan potensi perempuan petani cabai; sosialisasi konsep IWEE dan pentingnya nilai tambah komoditas; pelatihan teknis pembuatan saus cabai (seleksi bahan, proses pengolahan, pengemasan, dan standar kebersihan); pelatihan manajemen usaha dan literasi keuangan; serta pendampingan pembentukan kelompok usaha saus cabai. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, penilaian kualitas produk, dan refleksi kelompok mengenai rencana tindak lanjut. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengolahan cabai, lahirnya produk saus cabai yang layak konsumsi dan potensial dipasarkan, serta terbentuknya kelompok usaha perempuan yang mengelola produksi secara berkelanjutan. Selain itu, program ini diharapkan menjadi model manajemen pendidikan berbasis IWEE yang dapat direplikasi di komunitas perempuan gerejawi lainnya sebagai strategi pemberdayaan ekonomi yang berbasis potensi lokal, modal sosial, dan penguatan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat
Copyrights © 2026