Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol 5 No 3 (2026): September

Implementasi Program Pembiasaan Keagamaan dalam Membentuk Karakter Disiplin Peserta Didik di MTs Nurul Iman Kemuning Muda

Nurhuda Nurhuda (Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)
Aci Purnamasari (Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)
Ikram Albilal (Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)
Alya Khairunnisa (Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)
Amiratus Soliha (Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)
Angga Aulia Pratama (Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)



Article Info

Publish Date
19 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program pembiasaan keagamaan dalam membentuk karakter disiplin peserta didik di MTs Nurul Iman Kemuning Muda, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Pembiasaan keagamaan dipandang sebagai salah satu strategi efektif dalam pendidikan karakter karena melibatkan pengulangan perilaku positif secara konsisten sehingga menjadi bagian dari kepribadian peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, dan peserta didik, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembiasaan keagamaan di MTs Nurul Iman Kemuning Muda meliputi shalat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur'an sebelum pembelajaran, shalat zuhur berjamaah, pembacaan asmaul husna, infak Jumat, serta peringatan hari besar Islam. Implementasi program tersebut dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan seluruh warga madrasah. Program pembiasaan keagamaan terbukti memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter disiplin peserta didik, yang tampak dari peningkatan ketepatan waktu, ketaatan terhadap tata tertib, dan tanggung jawab dalam menjalankan ibadah. Namun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana ibadah, kurangnya keteladanan sebagian pendidik, serta pengaruh lingkungan keluarga yang belum sepenuhnya mendukung. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinergi antara madrasah, keluarga, dan masyarakat untuk mengoptimalkan pembentukan karakter disiplin melalui pembiasaan keagamaan secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026