Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak ditemukan pada kelompok pekerja dengan mobilitas tinggi, termasuk Anak Buah Kapal (ABK) Tug Boat di Perairan Sungai Mahakam. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan IMS pada ABK Tug Boat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 193 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-square serta regresi logistik ganda. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa lama berlayar, frekuensi pulang, pengetahuan IMS, tekanan sebaya, dukungan sosial, persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi hambatan, isyarat bertindak, keyakinan diri, lama berlabuh, dan perilaku seksual berhubungan dengan upaya pencegahan IMS (p<0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa frekuensi pulang merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi upaya pencegahan IMS (OR=277,079; 95%CI=12,277–6253,514; p<0,001), diikuti tekanan sebaya, persepsi keseriusan, persepsi hambatan, keyakinan diri, dan perilaku seksual. Temuan ini menunjukkan perlunya program pencegahan IMS yang komprehensif melalui penguatan dukungan sosial dan peningkatan akses layanan kesehatan reproduksi. Kata kunci: Anak Buah Kapal, Health Belief Model, Infeksi Menular Seksual, pencegah
Copyrights © 2026