Teknotika: Teknologi dan Informatika
Vol. 5 No. 2 (2026): volume 5 nomor 2 tahun 2026

Sistem Informasi Geografis Pemetaan Wilayah Sebaran Balita Stunting Di Puskesmas Menes Menggunakan Metode K-Means Clustering Berbasis Web

Ahmad Rivaldi (universitas matlaul anwar banten)
Susilawati Susilawati (universitas matlaul anwar banten)
Neli Nailul Wardah (universitas matlaul anwar banten)



Article Info

Publish Date
21 Jul 2026

Abstract

Permasalahan yang terjadi di lokasi penelitian menunjukkan bahwa angka stunting pada balita masih tergolong tinggi dan tersebar di berbagai desa yang berada di wilayah Kecamatan Menes. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Namun demikian, pengelolaan dan penyimpanan data stunting yang dilakukan saat ini masih bersifat manual, sehingga proses pencatatan, pengolahan, dan analisis data menjadi kurang efektif dan efisien. Hal tersebut menyebabkan kesulitan dalam mengidentifikasi desa-desa yang memiliki tingkat stunting tertinggi secara cepat dan akurat. Keterbatasan dalam pengelolaan data tersebut berdampak pada lambatnya pengambilan keputusan, khususnya dalam menentukan skala prioritas program penanganan stunting. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem informasi geografis (SIG) yang mampu menyajikan informasi persebaran stunting secara visual dan informatif di Kecamatan Menes. Sistem ini diharapkan dapat membantu dalam menetapkan desa-desa dengan angka stunting yang tinggi sehingga memudahkan proses pemantauan, analisis, dan evaluasi oleh pihak terkait. Dengan memanfaatkan teknologi SIG, data stunting dapat ditampilkan dalam bentuk peta digital yang lebih mudah dipahami dan dianalisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode K-Means Clustering. Metode ini dipilih karena mampu melakukan pengelompokan data dalam jumlah yang cukup besar secara efektif berdasarkan tingkat kemiripan karakteristik data. Selain itu, metode K-Means Clustering memiliki keunggulan dalam hal waktu komputasi yang relatif cepat serta proses perhitungan yang sederhana dan efisien, sehingga sangat sesuai untuk digunakan dalam pengolahan data stunting. Dengan penerapan metode ini, desa-desa di Kecamatan Menes dapat dikelompokkan ke dalam beberapa klaster berdasarkan tingkat angka stunting, sehingga memudahkan pihak terkait dalam menentukan prioritas penanganan dan perencanaan program penanggulangan stunting secara lebih optimal

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

teknotika

Publisher

Subject

Description

Focus and Scope Sistem Informasi Sistem Informasi mencakup keilmuan tentang jaringan komputer, sistem pakar, sistem informasi geografis, sistem pendukung keputusan, sistem informasi manajemen, sistem informasi akuntansi Teknik Mesin Teknik Mesin mencakup keilmuan Analisa Struktur, Material Teknik, ...