Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi terapeutik serta edukatif yang dilakukan oleh perawat dalam upaya pencegahan stunting di Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat Puskesmas Kota Juang menerapkan strategi komunikasi persuasif dan informatif melalui penyuluhan langsung, konseling gizi individu, dan pemanfaatan media visual seperti leaflet dan lembar balik. Komunikasi terapeutik yang dibangun terbukti meningkatkan kesadaran ibu terkait pola asuh, pemberian ASI eksklusif, dan MP-ASI bergizi. Namun, efektivitas edukasi masih menghadapi beberapa hambatan, meliputi rendahnya tingkat literasi kesehatan sebagian orang tua, faktor budaya/mitos lokal terkait makanan, serta keterbatasan waktu perawat akibat beban kerja yang tinggi.
Copyrights © 2026