Maisura Maisura
Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PROBLEM-BASED LEARNING TERHADAP LITERASI SAINS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP Dian Rafika; Lukmanul Hakim; Dinda Dinda; Muhammad Isa; Maisura Maisura
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) terhadap literasi sains dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada materi interaksi makhluk hidup. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 38 siswa kelas IV yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes literasi sains dan berpikir kritis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, dengan nilai effect size sebesar 1,38 untuk literasi sains dan 1,45 untuk kemampuan berpikir kritis yang berada pada kategori besar. Selain itu, hasil N-Gain menunjukkan peningkatan pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang, sedangkan kelas kontrol pada kategori rendah. Dengan demikian, model Problem-Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan literasi sains dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Komunikasi Perawat dalam Edukasi Pencegahan Stunting di Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen Muakhir Syah Putra; Maisura Maisura; Fohan Muzakir; Ikbal Fatan; Machfud Machfud; Siti Nurjannah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi terapeutik serta edukatif yang dilakukan oleh perawat dalam upaya pencegahan stunting di Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat Puskesmas Kota Juang menerapkan strategi komunikasi persuasif dan informatif melalui penyuluhan langsung, konseling gizi individu, dan pemanfaatan media visual seperti leaflet dan lembar balik. Komunikasi terapeutik yang dibangun terbukti meningkatkan kesadaran ibu terkait pola asuh, pemberian ASI eksklusif, dan MP-ASI bergizi. Namun, efektivitas edukasi masih menghadapi beberapa hambatan, meliputi rendahnya tingkat literasi kesehatan sebagian orang tua, faktor budaya/mitos lokal terkait makanan, serta keterbatasan waktu perawat akibat beban kerja yang tinggi.
Association Between Spousal Loss and Depression Among Older Adults: A Cross-Sectional Study in Geulanggang Teungoh Village, Aceh, Indonesia Muakhir Syah Putra; Adelia Silfana Nasution; Maisura Maisura; Mahadzir ZA
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 12 No. 3 (2026): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v12i3.1043

Abstract

Background: The growing elderly population has increased the number of older adults experiencing spousal loss, a major life event that may adversely affect psychological well-being and increase the risk of depression. Evidence from rural communities with strong cultural and family support systems, such as those in Aceh, Indonesia, remains limited. Objective: This study aimed to examine the association between spousal loss and depression among older adults in a rural Acehnese community. Methods: A quantitative analytical study with a cross-sectional design was conducted among 48 older adults who had experienced spousal loss, selected through total sampling. Data were collected using structured interviews, a respondent characteristics questionnaire, a researcher-developed spousal loss questionnaire, and the Geriatric Depression Scale (GDS-15). Descriptive statistics summarized participant characteristics, while the association between spousal loss and depression was analyzed using the Lambda contingency coefficient with a significance level of 0.05. Results: Most participants were women (87.5%), aged 60–74 years (56.2%), and had experienced spousal loss for more than two years (70.8%). Mild depression was the most common condition (47.9%), followed by moderate depression (37.5%), whereas most participants had normal cognitive function (79.2%). A statistically significant association was found between spousal loss and depression (p = 0.026). Conclusion: Spousal loss was significantly associated with depression among older adults in this rural community. Although the cross-sectional design precludes causal inference, the findings highlight the need for early depression screening, family-centered support, psychosocial interventions, and community-based gerontological nursing programs to promote the psychological well-being of bereaved older adults