Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Protokol Kesehatan di Era Pandemik Covid-19 di Desa Mata Mamplam Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh Muakhir Syah Putra; Imam Maliki
JURNAL ISLAMIKA GRANADA Vol 2, No 3 (2022): ISLAMIKA GRANADA MEI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v2i3.71

Abstract

Kasus positif virus corona di dunia berjumlah sebanyak 100.801.465 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 72.810.592 pasien telah sembuh, dan 2.164.749 orang meninggal dunia. Sampai hari ini, angka kematian tertinggi akibat Covid-19 masih tercatat di Amerika Serikat yaitu berjumlah 575. 036 dari jumlah keseluruhan 32.327.113. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan protokol kesehatan di era pandemi Covid-19 di Desa Mata Mamplam Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh. Penelitian ini bersifat analitik melalui pendekatan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang ada di Desa Mata Mamplam Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh. Analisa yang digunakan adalah uji Chi-Square digunakan untuk memilih variabel sebagai kandidat yang mempunyai nilai signifikan 0,05 masuk sebagai model dalam regresi logistik berganda (multiple regresi logistic). Hasil penelitian menunjuan terdapat 2 variabel yang berhubungan secara signifikan dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan Di Era Pandemik Covid-19, yaitu motivasi memilik nilai (RP = 3,60;CI 95% 1.24-8,48) dan persepsi keparahan masalah kesehatan (RP = 2,17;CI 95% 1.47-2,88). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa motivasi dan persepsi keparahan masalah kesehatan lebih dominan mempengaruhi masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan di era pandemik Covid-19 di Desa Mata Mamplam Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh. Diharapkan kepada masyarat selalu mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19.
HUBUNGAN PERILAKU PERAWATAN KELUARGA DENGAN STATUS DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS JULI I KECAMATAN JULI KABUPATEN BIREUEN bukhari; Muakhir Syah Putra; Nesa Fatna
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Akimal
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v2i1.78

Abstract

Diabetes melitus salah satu penyakit degenerative yang menjadi ancaman utama pada umat manusia. Dibetes mellitus kerap kali disebut dengan The Great Imitator, yaitu penyakit yang mengenai semua organ tubuh dan memunculkan aneka macam keluhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku perawatan keluarga dengan status diabetes melitus di Juli I Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes Melitus di Juli I Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen yang berjumlah 55. Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa perilaku perawatan keluarga dengan status diabetes melitus banyak memiliki perilaku perawatan keluarga yang positif, dengan di peroleh nilai p-value = 0,001 yang menunjukkan angka < α = (0,05) sehingga dapat disimpulkan hipotesa kerja diterima artinya ada hubungan perilaku perawatan keluarga dengan status diabetes melitus di Juli I Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perilaku perawatan keluarga sangat berhubungan dengan status diabetes melitus. Diharapkan kepada keluarga agar selalu dapat memberi informasi kepada anggota keluarga yang menderita penyakit diabetes mellitus untuk dapat menjaga kesehatan dan melaksanakan pengobatan yang teratur serta menjaga pola makan rendah gula.
Komunikasi Perawat dalam Edukasi Pencegahan Stunting di Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen Muakhir Syah Putra; Maisura Maisura; Fohan Muzakir; Ikbal Fatan; Machfud Machfud; Siti Nurjannah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi terapeutik serta edukatif yang dilakukan oleh perawat dalam upaya pencegahan stunting di Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat Puskesmas Kota Juang menerapkan strategi komunikasi persuasif dan informatif melalui penyuluhan langsung, konseling gizi individu, dan pemanfaatan media visual seperti leaflet dan lembar balik. Komunikasi terapeutik yang dibangun terbukti meningkatkan kesadaran ibu terkait pola asuh, pemberian ASI eksklusif, dan MP-ASI bergizi. Namun, efektivitas edukasi masih menghadapi beberapa hambatan, meliputi rendahnya tingkat literasi kesehatan sebagian orang tua, faktor budaya/mitos lokal terkait makanan, serta keterbatasan waktu perawat akibat beban kerja yang tinggi.
Association Between Spousal Loss and Depression Among Older Adults: A Cross-Sectional Study in Geulanggang Teungoh Village, Aceh, Indonesia Muakhir Syah Putra; Adelia Silfana Nasution; Maisura Maisura; Mahadzir ZA
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 12 No. 3 (2026): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v12i3.1043

Abstract

Background: The growing elderly population has increased the number of older adults experiencing spousal loss, a major life event that may adversely affect psychological well-being and increase the risk of depression. Evidence from rural communities with strong cultural and family support systems, such as those in Aceh, Indonesia, remains limited. Objective: This study aimed to examine the association between spousal loss and depression among older adults in a rural Acehnese community. Methods: A quantitative analytical study with a cross-sectional design was conducted among 48 older adults who had experienced spousal loss, selected through total sampling. Data were collected using structured interviews, a respondent characteristics questionnaire, a researcher-developed spousal loss questionnaire, and the Geriatric Depression Scale (GDS-15). Descriptive statistics summarized participant characteristics, while the association between spousal loss and depression was analyzed using the Lambda contingency coefficient with a significance level of 0.05. Results: Most participants were women (87.5%), aged 60–74 years (56.2%), and had experienced spousal loss for more than two years (70.8%). Mild depression was the most common condition (47.9%), followed by moderate depression (37.5%), whereas most participants had normal cognitive function (79.2%). A statistically significant association was found between spousal loss and depression (p = 0.026). Conclusion: Spousal loss was significantly associated with depression among older adults in this rural community. Although the cross-sectional design precludes causal inference, the findings highlight the need for early depression screening, family-centered support, psychosocial interventions, and community-based gerontological nursing programs to promote the psychological well-being of bereaved older adults