Latar belakang: Kasus hipertensi pada remaja mengalami peningkatan. Faktor risiko hipertensi pada remaja meliputi kurang olahraga, obesitas, asupan garam dan kafein yang tinggi, merokok, dan konsumsi alkohol. Hipertensi masih menjadi tantangan yang signifikan di Indonesia, dan merupakan kondisi yang umum di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah dan meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan hipertensi. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan meliputi pemeriksaan kesehatan dan edukasi kesehatan tentang pencegahan hipertensi. Total kegiatan pengabdian ini 60 menit. Kegiatan ini dilakukan di masjid perumahan Banguntapan Asri. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pretes dan postes tentang pengetahuan pencegahan hipertensi. Instrument yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan pencegahan hipertensi. Mitra dalam kegiatan pengabdian adalah Remaja di Perumahan Banguntapan Asri. Hasil: Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat pemeriksaan terdapat 3 remaja (28%) dengan TD sistolik > 140 mmHg, terdapat peningkatan pengetahuan pencegahan hipertensi pada remaja peningkatan 29,1 dengan p value (0,000). Simpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan tentang pencegahan hipertensi pada remaja di Perumahan Banguntapan Asri.
Copyrights © 2026