Latar Belakang: Pengidap HIV/AIDS dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan. pemerintah telah menggalakkan program edukasi ke masyarakat untuk menekan penularan HIV/AIDS di masyarakat, hanya saja hasilnya belum optimal, sehingga peran kader kesehatan di masyarakat perlu ditingkatkan untuk menurunkan angka penularan HIV/AIDS. Media edukasi perlu didikembangkan untuk mempermudah dalam memberikan edukasi ke masyarakat. Tujuan: Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatan praktik kader dalam memberikan penyuluhan di masyarakat tentang pencegahan HIV/AIDS. Metode: Pada kegiatan pengabdian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research), peserta kegiatan ini adalah kader kesehatan Padukuhan Panjatan, Kulon Progo, Yogyakarta, yang berjumlah 25 kader. Edukasi ini dilakukan secara tatap muka yang bertempat di Aula Balai Desa Panjatan, dengan total kegiatan selama 3 jam, dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama, dilakukan edukasi dengan menggunakan media video, dan booklet serta metode ceramah, sesi ke 2 dilakukan praktik kader. Instrumen yang digunakan adalah ceklish praktik kader. Mitra pada kegiatan ini adalah Kader di Padukuhan Panjatan, Kulon Progo, Yogyakarta. Hasil: Setelah dilakukan edukasi pencegahan HIV/AIDS dapat meningkatkan praktik kader dalam melakukan penyuluhan pencegahan HIV/AIDS dengan peningkatan skor praktik kader 47,03 dengan p value 0,000. Kesimpulan : Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan dengan menggunakan media video dan booklet dapat meningkatkan praktik kader dalam memberikan edukasi tentang pencegahan HIV/AIDS.
Copyrights © 2026