Latar belakang: Perilaku merokok masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat. Hal yang mengkhawatirkan yaitu adanya persepsi bahwa rokok elektronik dinilai lebih aman dibandingkan rokok konvensional. Salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam upaya pencegahan penggunaan rokok elektronik adalah anak berkebutuhan khusus. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang bahaya rokok elektronik pada anak berkebutuhan khusus di SLB PGRI Nanggulan Metode: Pengabdian pada masyarakat ini menggunakan metode service learning yang dilakukan di SLB PGRI Nanggulan dengan total waktu 60 menit. Peserta pengabdian ini adalah guru SLB PGRI Nanggulan dengan jumlah peserta 11 guru. Kegiatan ini dilakukan dengan 2 sesi. Sesi 1 tahap persiapan tahap ke 2 melakukan penyuluhan, dengan metode penyuluhan interaktif, sebelum dilakukan pretes dan diakhiri postes yang menggunakan instrument kuesioner pengetahuan. Mitra pada kegiatan ini adalah SLB PGRI Naggulan. Hasil: Setelah dilakukan promosi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dengan peningkatan skor pengetahuan rata-rata 30. Sebelum dilakukan penyuluhan, reata-rata nilai pengetahuan yaitu 70 dan setelah dilakukan penyuluhan mencapai rata-rata nilai 100. Simpulan: Adanya peningkatan pengetahuan guru SLB PGRI Nanggulan tentang bahaya rokok elektronik pada anak berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2026