Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika pengajaran dan pembelajaran bahasa Arab dalam konteks lintas budaya di Pondok Pesantren YPKP Sentani melalui pendekatan etnolinguistik. Sebagai lembaga pendidikan Islam yang berada di wilayah multikultural Papua, pondok pesantren ini menjadi ruang pertemuan berbagai latar belakang etnis, bahasa, dan budaya. Studi ini menyoroti bagaimana interaksi budaya lokal dengan bahasa Arab memengaruhi proses pembelajaran, strategi pengajaran, serta persepsi santri terhadap bahasa Arab sebagai bahasa agama dan ilmu. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran bahasa Arab di pesantren ini tidak hanya berlangsung sebagai transfer linguistik semata, tetapi juga sebagai proses negosiasi budaya. Penggunaan istilah-istilah lokal dalam pengantar pembelajaran, adaptasi metode pengajaran terhadap konteks budaya Papua, serta internalisasi nilai-nilai Islam melalui bahasa Arab menjadi bagian dari strategi etnolinguistik yang efektif. Studi ini merekomendasikan pendekatan pengajaran yang sensitif budaya dan kontekstual dalam pembelajaran bahasa Arab di lingkungan multikultural.
Copyrights © 2025