Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Ibnu Taimiyah mengenai keseimbangan permintaan, penawaran, dan produksi dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode konseptual-normatif melalui studi kepustakaan. Data diperoleh dari karya-karya Ibnu Taimiyah serta kajian akademik terkait, hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Ibnu Taimiyah menekankan mekanisme pasar yang terbentuk secara alami melalui interaksi permintaan dan penawaran, dengan harga sebagai indikator keseimbangan. Keterlibatan pemerintah hanya dibenarkan ketika terjadi ketidakseimbangan pasar akibat praktik monopoli, penimbunan, atau ketidakadilan. Produksi, menurutnya, harus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara adil, sehingga tercipta keseimbangan yang mendukung keadilan sosial dan kesejahteraan umum. Kontribusi penelitian ini adalah menegaskan relevansi pemikiran Ibnu Taimiyah sebagai dasar hukum bagi pengembangan teori ekonomi Islam kontemporer yang menekankan transparansi, keadilan, dan keberlanjutan sistem produksi.
Copyrights © 2026