Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kualitas aktiva produktif serta penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP) dalam perbankan syariah sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan stabilitas bank. Aktiva produktif merupakan aset bank yang digunakan untuk menghasilkan pendapatan, terutama melalui berbagai bentuk pembiayaan yang diberikan kepada nasabah. Oleh karena itu, pengelolaan kualitas aktiva produktif menjadi hal yang penting untuk meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah serta menjaga keberlanjutan operasional bank syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, serta peraturan yang berkaitan dengan perbankan syariah dan pengelolaan aktiva produktif. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menelaah dan menginterpretasikan berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kualitas aktiva produktif dan pembentukan penyisihan penghapusan aktiva produktif memiliki peran penting dalam manajemen risiko bank syariah. PPAP berfungsi sebagai cadangan untuk menutup potensi kerugian akibat pembiayaan bermasalah sehingga dapat menjaga stabilitas keuangan bank. Dengan pengelolaan kualitas aktiva produktif yang baik dan pembentukan PPAP yang memadai, bank syariah dapat meningkatkan tingkat kesehatan serta kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan syariah.
Copyrights © 2026