Joni (Universitas Siliwangi)
Universitas Siliwangi

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Pertimbangan Syariah dalam Keputusan Investasi pada Produk Keuangan Modern Ade Setiawan (Universitas Siliwangi); Lucky Ihsan Nugraha (Universitas Siliwangi); Ari Purnama (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.5000

Abstract

Perkembangan produk keuangan modern yang semakin beragam menuntut adanya pertimbangan yang lebih matang dari perspektif syariah bagi investor Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pertimbangan syariah yang mempengaruhi keputusan investasi pada produk keuangan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan investasi, keuangan syariah, serta prinsip-prinsip syariah dalam aktivitas ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan investasi dalam perspektif syariah tidak hanya mempertimbangkan aspek keuntungan (return) dan risiko, tetapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip syariah seperti terhindar dari unsur riba, gharar, dan maysir. Selain itu, transparansi informasi, kejelasan akad, serta keberadaan lembaga pengawas syariah menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan investor terhadap produk keuangan modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi prinsip-prinsip syariah dalam pengambilan keputusan investasi dapat memberikan alternatif investasi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai etika dan hukum Islam.
Penguatan Kerangka Kerja Keuangan Syariah dalam Mendorong Stabilitas Sistem Keuangan Rifqy Ahmad Tauhid (Universitas Siliwangi); Rizki Muhammad Fauzi (Universitas Siliwangi); Muhamad Nur Faidz (Universitas Siliwangi); Wibana Rifat Alfarel (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/sjes.v2i02.5173

Abstract

Perkembangan keuangan syariah dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dan menjadi salah satu alternatif sistem keuangan yang dinilai lebih adil dan stabil. Namun demikian, efektivitas lembaga keuangan syariah dalam mendukung stabilitas sistem keuangan sangat dipengaruhi oleh kekuatan kerangka kerja keuangan syariah yang dimiliki. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan kerangka kerja keuangan syariah dalam mendorong stabilitas sistem keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, buku, serta laporan resmi yang berkaitan dengan perkembangan keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem keuangan syariah dibangun atas prinsip-prinsip dasar seperti larangan riba, gharar, dan maisir yang bertujuan menciptakan transaksi keuangan yang adil dan transparan. Namun, dalam perkembangannya masih terdapat berbagai tantangan seperti perbedaan standar kepatuhan syariah, rendahnya tingkat literasi keuangan syariah di masyarakat, serta keterbatasan pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan kerangka kerja keuangan syariah melalui harmonisasi regulasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta inovasi produk keuangan syariah. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperkuat peran keuangan syariah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.
Akuntansi Laporan Keuangan Syariah Nisa Nur Afifah (Universitas Siliwangi); Dina Nindiya Sari (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/sjes.v2i02.5211

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengertian, dasar-dasar, serta implementasi akuntansi laporan keuangan syariah pada lembaga keuangan yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur, yaitu menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal akademik, dan dokumen resmi yang berhubungan dengan standar akuntansi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi laporan keuangan syariah memiliki ciri khas yang berbeda dari akuntansi konvensional, karena didasari oleh nilai-nilai syariah, seperti keadilan, keterbukaan, kepercayaan, dan tanggung jawab sosial. Selain itu, sistem akuntansi syariah melarang adanya unsur riba, gharar, dan maysir dalam setiap transaksi keuangan. Dalam pelaksanaannya, pembuatan laporan keuangan syariah di Indonesia mengikuti Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Syariah yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia serta standar internasional dari AAOIFI. Laporan keuangan syariah juga mencakup komponen tambahan, seperti laporan mengenai sumber dan pengeluaran dana zakat serta dana sosial, yang menunjukkan tanggung jawab sosial dari lembaga tersebut. Oleh karena itu, penerapan akuntansi untuk laporan keuangan syariah tidak hanya bertujuan untuk menyampaikan informasi ekonomi, tetapi juga untuk menjamin kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan syariah.
Analisis Biaya Modal pada Sumber Pendanaan Syariah: Studi Kasus Bank BTPN Syariah Yuna Nursela Putri (Universitas Siliwangi); Neneng Shinta Putri (Universitas Siliwangi); Zahra Laila Salsabila (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya modal dan penerapannya pada sumber dana berbasis syariah. Penelitian ini menekankan identifikasi konsep biaya modal dalam perspektif keuangan Islam, jenis dan karakteristik sumber dana syariah, serta mekanisme penentuan biaya modal sesuai prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis studi kasus, khususnya merujuk pada implementasi di Bank BTPN Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya modal dalam keuangan syariah berbeda secara mendasar dengan sistem konvensional karena didasarkan pada prinsip bagi hasil, margin, dan akad yang disepakati, bukan bunga tetap. Pengelolaan struktur pendanaan yang tepat, termasuk keseimbangan antara dana murah dan dana mahal, menjadi faktor penting untuk menjaga profitabilitas, efisiensi, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Kesimpulannya, pemahaman dan penerapan biaya modal berbasis syariah secara efektif mendukung pengambilan keputusan pendanaan strategis, manajemen risiko, dan pertumbuhan berkelanjutan lembaga keuangan syariah.
Keputusan Pendanaan Dalam Pasar Keuangan Syariah: Analisis Kepatuhan Dalam Prinsip Syariah Aura Awaliya Nurhasanah (Universitas Siliwangi); Ayuni Rahma Fauziyah (Universitas Siliwangi); Yasya Syahrul Fath (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/sjes.v2i02.4875

Abstract

Perkembangan instrumen keuangan syariah yang pesat menuntut adanya kajian komprehensif guna memastikan bahwa mekanisme pendanaan tetap sejalan dengan nilai-nilai dasar syariah, seperti larangan riba, gharar, dan maysir, serta penerapan prinsip keadilan dan transparansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui telaah literatur, regulasi, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan akad pembiayaan dan instrumen pasar modal syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pendanaan dalam pasar keuangan syariah pada umumnya menggunakan akad berbasis bagi hasil, jual beli, dan sewa yang sesuai dengan ketentuan syariah. Namun demikian, masih terdapat tantangan dalam aspek pengawasan, standardisasi, dan konsistensi implementasi antar lembaga. Penguatan tata kelola syariah dan regulasi menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik dan keberlanjutan pasar keuangan syariah.
Efektivitas Good Corporate Governance Sebagai Pilar Utama Pencegahan Fraud Pada Lembaga Keuangan Syariah Muhammad Faiq Ahsan (Universitas Siliwangi); Amalia Jayadi (Universitas Siliwangi); Rindhi Anggraeni (Universitas Siliwangi); Tiara Azzahra (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi); Raihani Fauziah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.3952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam mencegah praktik fraud pada lembaga keuangan syariah di Indonesia periode 20192022, dengan pengaruh variabel Islamic Income Ratio (IsIR), Profit Sharing Ratio (PSR), dan Zakat Performance Ratio (ZPR) sebagai bagian dari kerangka Sharia Compliance. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian mencakup manajemen, pegawai, serta pengawas internal dan eksternal lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IsIR dan GCG memiliki pengaruh signifikan dalam menekan angka fraud, sedangkan PSR dan ZPR tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap praktik kecurangan tersebut. Implementasi GCG yang efektif meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta mekanisme pengawasan sehingga mengurangi risiko fraud, sementara kepatuhan pada prinsip syariah melalui IsIR berfungsi sebagai mekanisme pengendalian internal yang mendorong perilaku etis dan transparan. Studi ini menegaskan pentingnya sinergi antara penerapan GCG dan kepatuhan syariah sebagai fondasi utama dalam membangun lembaga keuangan syariah yang sehat, terpercaya, dan berkelanjutan. Rekomendasi diberikan terkait penguatan tata kelola, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi untuk pengawasan real-time yang dapat meningkatkan efektivitas pencegahan fraud di sektor keuangan syariah.
Kualitas Aktiva Produktif & Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif Bagi Bank Syariah Rahma Amalia Fadilah (Universitas Siliwangi); Via Nurpadilah (Universitas Siliwangi); Andara Safitri Fahiratunisa (Universitas Siliwangi); Amar Nur Fadhil (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kualitas aktiva produktif serta penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP) dalam perbankan syariah sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan stabilitas bank. Aktiva produktif merupakan aset bank yang digunakan untuk menghasilkan pendapatan, terutama melalui berbagai bentuk pembiayaan yang diberikan kepada nasabah. Oleh karena itu, pengelolaan kualitas aktiva produktif menjadi hal yang penting untuk meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah serta menjaga keberlanjutan operasional bank syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, serta peraturan yang berkaitan dengan perbankan syariah dan pengelolaan aktiva produktif. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menelaah dan menginterpretasikan berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kualitas aktiva produktif dan pembentukan penyisihan penghapusan aktiva produktif memiliki peran penting dalam manajemen risiko bank syariah. PPAP berfungsi sebagai cadangan untuk menutup potensi kerugian akibat pembiayaan bermasalah sehingga dapat menjaga stabilitas keuangan bank. Dengan pengelolaan kualitas aktiva produktif yang baik dan pembentukan PPAP yang memadai, bank syariah dapat meningkatkan tingkat kesehatan serta kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan syariah.
Analisis Peran Lembaga Keuangan Syariah Bank dan Non-Bank dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Ajang Gina April Mauludin (Universitas Siliwangi); Melati Sukma Dewi (Universitas Siliwangi); Dea Shofiya Nurlaela (Universitas Siliwangi); Tita Amalia (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi); Raihani Fauziah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.3938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga keuangan syariah, baik bank maupun non-bank, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan data sekunder dari literatur, laporan statistik, dan dokumen regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah memiliki peran penting dalam penyaluran pembiayaan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pembangunan infrastruktur, sedangkan lembaga keuangan non-bank seperti koperasi syariah, asuransi, dan pasar modal berkontribusi dalam memperluas akses keuangan serta pengelolaan risiko. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya keterbatasan berupa tantangan regulasi, rendahnya literasi masyarakat, dan ketidakmerataan layanan antarwilayah. Kesimpulannya, penguatan sinergi antara lembaga keuangan syariah bank dan non-bank yang didukung oleh regulasi yang kondusif akan semakin memperbesar dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya inovasi dan digitalisasi produk keuangan syariah, sedangkan implikasi sosialnya terletak pada penguatan keadilan keuangan dan pembangunan inklusif.
Peran Kebijakan Pemerintah Terhadap Teknik Penghimpunan Dana Syariah dalam Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Fahmi Nurfatwa (Universitas Siliwangi); Ashilah Majid Syahla (Universitas Siliwangi); Ayu Dwi Lestari (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi); Raihani Fauziah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4872

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan agenda pembangunan global yang menjadi pedoman bagi negara-negara, termasuk Indonesia, dalam merumuskan kebijakan pembangunan berkelanjutan. Peran pencapaian SDGs semakin diperkuat oleh hadirnya lembaga keuangan syariah yang menerapkan berbagai akad syariah dalam produk dan layanannya. Ekonomi syariah di Indonesia, yang meliputi perbankan syariah, pengelolaan zakat dan wakaf, serta pembiayaan berbasis bagi hasil seperti mudharabah dan musyarakah, memiliki fondasi kuat dalam mendorong pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan analisis kebijakan. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah, jurnal, dan buku yang relevan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kebijakan dan teknik penghimpunan dana syariah dalam mendukung pencapaian SDGs, dengan mempertimbangkan adanya kesenjangan antara pertumbuhan kelembagaan ekonomi syariah dan optimalisasi implementasi prinsip syariah di lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa optimalisasi kebijakan dan penguatan implementasi prinsip syariah menjadi kunci dalam memaksimalkan kontribusi ekonomi syariah terhadap pembangunan berkelanjutan.
Manajemen Risiko Pada Lembaga Keuangan Syariah: Studi Kasus Pengelolaan Risiko Di Bank Syariah Indonesia Alfian Setiawan (Universitas Siliwangi); Aulia Fauziah (Universitas Siliwangi); Muhamad Hata (Universitas Siliwangi); Naufal Ammar Rivardi (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi); Raihani Fauziah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.4024

Abstract

Manajemen risiko memegang peran penting dalam operasional lembaga keuangan syariah, mencakup proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko guna menjaga stabilitas finansial sekaligus kepatuhan terhadap prinsip syariah. Lembaga seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) menghadapi berbagai jenis risiko, termasuk risiko kredit, likuiditas, pasar, operasional, dan risiko syariah. Risiko kredit muncul akibat ketidakmampuan nasabah membayar atau konsentrasi pembiayaan, sedangkan risiko likuiditas berkaitan dengan kesulitan memenuhi kewajiban jangka pendek. Risiko pasar timbul dari fluktuasi nilai aset dan harga pasar, sementara risiko operasional bersumber dari kesalahan internal maupun faktor eksternal, seperti gangguan sistem atau bencana. Risiko syariah muncul ketika aktivitas bank tidak sesuai prinsip syariah, yang dapat berdampak pada reputasi dan kepercayaan publik. Proses manajemen risiko di BSI meliputi identifikasi risiko, evaluasi eksposur, pengawasan oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) serta regulator eksternal, dan pengendalian melalui kebijakan serta prosedur internal. Strategi mitigasi risiko diterapkan melalui pendekatan internal, eksternal, dan pasca-akad, termasuk seleksi dan penilaian nasabah, evaluasi usaha, penentuan jaminan, pemantauan pembiayaan, dan penanganan pembiayaan bermasalah secara bertahap. DPS memiliki peran strategis sebagai advisor, marketer, supporter, dan player untuk memastikan seluruh kegiatan operasional bank sesuai prinsip syariah. Penelitian ini menekankan pentingnya manajemen risiko yang komprehensif guna menjaga keberlanjutan, stabilitas, dan kepatuhan syariah lembaga keuangan. Temuan penelitian memberikan gambaran nyata efektivitas pengelolaan risiko pada sektor perbankan syariah, khususnya produk Murabahah, serta menyoroti kontribusi strategis DPS dalam membangun kredibilitas, integritas, dan kepercayaan publik.