Aktivitas pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan beban produksi tinggi dan durasi kerja panjang berpotensi meningkatkan risiko kelelahan kerja. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dan pendekatan observasional analitik ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan zat gizi makro, status gizi, dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada seluruh pekerja SPPG Yayasan Hamasah Kharisma Bangsa (n=50) menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri, food recall 2x24 jam, kuesioner PSQI, dan kuesioner KAUPK2, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara asupan energi (p=0,042), protein (p=0,015), lemak (p=0,025), dan kualitas tidur (p=0,008) dengan kelelahan kerja. Namun, tidak terdapat hubungan signifikan pada asupan karbohidrat (p=0,104) dan status gizi (p=0,269). Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pemenuhan asupan zat gizi serta perbaikan kualitas tidur pekerja sangat penting untuk menurunkan tingkat kelelahan kerja dan mencegah kecelakaan kerja di lingkungan SPPG.
Copyrights © 2026