Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menjamin keamanan tenaga kerja di rumah sakit. Namun, kesadaran karyawan terhadap penerapan K3 masih belum optimal, terutama akibat kurang efektifnya strategi sosialisasi yang dilakukan di RSU Bina Kasih Medan menghadapi tantangan dalam membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sosialisasi K3 dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini melibatkan 15 karyawan yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan mereka dalam kegiatan sosialisasi K3. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi K3 melalui diskusi interaktif mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran karyawan terhadap risiko kerja. Terdapat tiga tema utama yang ditemukan, yaitu peningkatan pengetahuan K3, perubahan sikap terhadap keselamatan kerja, dan peningkatan kepatuhan terhadap prosedur K3. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan waktu sosialisasi dan kurangnya monitoring berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi sosialisasi K3 yang partisipatif dan aplikatif efektif dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kerja karyawan.
Copyrights © 2026