Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dan menjadi penyebab utama kematian masyarakat. Salah satu upaya promotif dan preventif yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko PTM adalah melalui program edukasi gizi yang bertujuan meningkatkan perilaku makan sehat masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program edukasi gizi dalam meningkatkan pencegahan penyakit melalui pola makan sehat di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Jumlah responden sebanyak 90 orang yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang meliputi pengetahuan gizi, perilaku makan sehat, dan kesadaran pencegahan penyakit. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh variabel setelah diberikan intervensi edukasi gizi. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 3,20 menjadi 5,50 dengan p-value 0,001. Perilaku makan sehat meningkat dari 14,80 menjadi 19,50 dengan p-value 0,002, sedangkan kesadaran pencegahan penyakit meningkat dari 15,20 menjadi 20,10 dengan p-value 0,001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa program edukasi gizi efektif dalam meningkatkan pencegahan penyakit melalui perubahan perilaku makan sehat masyarakat. Kata kunci: edukasi gizi, perilaku makan sehat, pencegahan penyakit, kesehatan masyarakat, pola makan sehat
Copyrights © 2026