Daun sirsak (Annona muricata L.) telah lama dimanfaatkan secara tradisional oleh masyarakat Kelurahan Matali, Kotamobagu Timur, Kotamobagu, Sulawesi Utara sebagai antiinflamasi dan diduga mengandung flavonoid sebagai senyawa aktif. Flavonoid memiliki sistem aromatik terkonjugasi yang memungkinkan analisis menggunakan metode spektrofotometri UV–Vis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan dan kadar senyawa flavonoid pada daun sirsak. Uji kualitatif dilakukan melalui ekstraksi metode maserasi, skrining fitokimia, fraksinasi, KLT, kromatografi kolom, dan KLTP. Hasil ekstraksi mendapatkan rendamen sebesar 11,1% serta skrining fitokimia dinyatakan positif ditandai perubahan warna menjadi kuning. Fraksinasi menghasilkan dua lapisan, berupa polar dan non-polar. Analisis KLT memberikan nilai Rf optimal 0,78 dengan perbandingan eluen 8:2, sedangkan kromatografi kolom dan KLTP menunjukkan pemisahan noda berwarna biru muda, merah muda, dan merah. Analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV–Vis dengan baku kuersetin serta pereaksi AlCl3 10% dan kalium asetat pada panjang gelombang 431 nm setelah inkubasi 30 menit. Kadar flavonoid rata-rata diperoleh sebesar 34,578 mgQE/g.
Copyrights © 2026