Pendahuluan: Kesepian merupakan salah satu masalah psikososial yang sering dialami oleh mahasiswa yang tinggal di asrama. Hasil pra-survei di Green Dormitory Universitas Malahayati menunjukkan bahwa 95% mahasiswi mengalami kesepian, meskipun sudah ada kegiatan bersama seperti membaca Al-Qur'an di lorong dan melakukan senam. Hal ini menandakan bahwa dukungan lingkungan sosial di asrama berperan penting dalam menurunkan tingkat kesepian. Tujuan: Mengetahui hubungan antara dukungan lingkungan sosial asrama dan tingkat kesepian pada mahasiswi di Green Dormitory Universitas Malahayati, Bandar Lampung, tahun 2025. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan mahasiswi angkatan 2023 dan 2024 yang tinggal di Green Dormitory Universitas Malahayati, dengan jumlah 286 orang. Sampel yang didapatkan melalui perhitungan menggunakan rumus Slovin berjumlah 166. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non-probability sampling dengan menggunakan model accidental sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan lingkungan sosial asrama dan tingkat kesepian pada mahasiswi di Green Dormitory Universitas Malahayati Bandar Lampung (p-value = 0,000). Mahasiswi dengan dukungan lingkungan sosial rendah memiliki peluang lebih besar mengalami kesepian dibandingkan dengan mahasiswi dengan dukungan lingkungan sosial tinggi.
Copyrights © 2026