Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, emosional, dan psikologis diantara adalah pola menstruasi, yang sering menimbulkan kecemasan akibat kurangnya pengetahuan. Kecemasan yang tidak terkendali dapat berdampak pada keseimbangan hormon, mengganggu siklus menstruasi, serta menurunkan kualitas hidup remaja. Edukasi kesehatan mengenai menstruasi menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan dan mengurangi kecemasan pada remaja putri. Tujuan: Diketahui Pengaruh Edukasi tentang Menstruasi terhadap Kecemasan Siswi Kelas VIII di SMP Negeri 13 Kota Bandar Lampung Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental (One Group Pretest–Posttest Design). Populasi penelitian berjumlah 81 siswi kelas VIII, dengan sampel sebanyak 45 responden yang ditentukan menggunakan rumus slovin dan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan Hamilton Rating Scale For Anxiety untuk mengukur tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Rata-rata kecemasan sebelum diberikan edukasi sebesar 2,62 dan menurun menjadi 2,20 setelah diberikan edukasi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,002 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh edukasi tentang menstruasi terhadap kecemasan siswi. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi tentang menstruasi efektif dalam menurunkan kecemasan pada siswi.
Copyrights © 2026