Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas rempah-rempah seperti jahe, kunyit, dan sereh yang secara empiris terbukti memiliki aktivitas antioksidan dan imunomodulator. Namun, pemanfaatan rempah tersebut masih terbatas pada pengolahan tradisional yang kurang praktis dan memiliki profil rasa yang kurang diminati oleh masyarakat modern, sehingga potensi manfaat kesehatannya belum teroptimalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan diversifikasi produk herbal melalui pengembangan permen jelly berbasis rempah sebagai sediaan farmasi inovatif yang praktis, memiliki cita rasa menarik, dan bermanfaat bagi kesehatan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan produk secara langsung kepada masyarakat di kawasan Stadion Utama Riau. Evaluasi keberhasilan kegiatan diukur melalui instrumen pre-test dan post-test untuk menilai pemahaman peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan masyarakat. Rata-rata nilai pre-test yang semula berada pada kategori rendah (40–57%) meningkat menjadi 73–84% (post-test) yang dikategorikan dalam rentang cukup hingga baik. Dapat disimpulkan bahwa edukasi yang disertai inovasi formulasi bahan alam efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengonsumsi herbal dalam bentuk sediaan yang lebih modern dan akseptabel.
Copyrights © 2026