Kreatifitas ditandai dengan kemampuan untuk mencipta sesuatu yang baru. Keterampilan berpikir kreatif memiliki indikator diantaranya curiosity, fluency, originality, elaboration, imagination dan flexibility. Sebagian besar dari peserta didik yang mengikuti pembelajara IPA SMPN 12 Malang belum memanfaatkan keterampilan berpikir kreatif secara optimal berdasarkan hasil observasi selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar peserta didik dengan memanfaatkan LKPD interaktif model pembelajaran STAD di SMPN 12 Malang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif. Pembelajaran dilaksanakan selama tiga siklus yaitu prasiklus, siklus 1 dan siklus 2. Pada prasiklus peserta didik memperoleh rata-rata kelas sebesar 50,67, siklus 1 sebesar 57,33, dan pada siklus 2 sebesar 79,33. Ketuntasan belajar peserta didik pada prasiklus sebesar 13,33% dan mengalami peningkatan pada siklus 1 46,675 dan siklus 2 sebesar 66,67%. Keterampilan berpikir kreatif peserta didik megalami peningkatan baik pada setiap indikator atau secara keseluruhan dengan kategori sangat kreatif. Kesimpulanya adalah pemanfaatan LKPD interaktif dengan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar peserta didik.
Copyrights © 2024