Perkembangan pendidikan di Indonesia tahun 2023, sekolah sudah menggunakan kurikulum merdeka dalam proses pembelajarannya. Kurikulum ini menerapkan konsep pembelajaran yang disebut sebagai merdeka belajar. Pemanfaatan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dalam pembelajaran dapat melalui penggunaan bahan ajar berbasis TIK dengan memanfaatkan teknologi elektronik, yang mana interaksi yang terjadi antara guru dan siswa, siswa dan siswa, ataupun antara sesama guru dapat berlangsung dengan mudah tanpa dibatasi aturan. Terkait dengan isu yang telah diuraikan, peneliti tertarik untuk melakukan studi pengembangan bahan ajar E-LKPD interaktif berbasis literasi pada materi kelistrikan sel saraf manusia. Penelitian pengembangan bertujuan untuk mengembangkan ELKPD, mengukur tingkat kepraktisan, dan mengukur tingkat keefektifan hasil belajar peserta didik. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini yakni ADDIE (analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi lembar validasi, angket, wawancara, dan dokumentasi dengan menerapkan teknik persentase. Uji coba produk bahan ajar akan dilakukan di SMP Negeri 6 Malang kelas IX.2. Berdasarkan evaluasi dari validator ahli desain dan materi, respon peserta didik, respon guru, dan uji keefektifan hasil belajar peserta didik, dapat disimpulkan bahwa E-LKPD interaktif berbasis literasi pada materi kelistrikan sel saraf manusia dengan bantuan Live worksheets sangat layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran IPA pada kelas IX.
Copyrights © 2024