Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai pengelolaan, strategi kepala sekolah, dampak serta faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan pendidikan multikultural di SMA Katolik Diponegoro Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam proses pengecekan keabsahan data, peneliti menerapkan triangulasi sumber dan triangulasi metode serta kecukupan referensi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan pendidikan multikultural di SMA Katolik Diponegoro Blitar telah dilakukan dengan baik dan telah berhasil menginternalisasi sikap toleransi pada siswa. Para siswa juga lebih paham akan pentingnya rasa toleransi karena mereka merasakan bagaimana beradaptasi secara langsung dengan teman-teman mereka yang memiliki berbagai macam latar belakang.
Copyrights © 2024