Temuan ini ditujukan untuk mengkaji dampak GCG sebagaimana diungkapkan dalam laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan, baik secara parsial ataupun simultan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Kinerja keuangan diukur memakai ROA untuk variabel terikat, sedangkan GCG berperan sebagai variabel dependen. Sampel studi mencakup perusahaan-perusahaan yang tercatat di BEI, dengan penilihan sampelĀ memakai teknik purposive sampling. Sampel terdiri dari 173 perusahaan. Data ini dianalisis memakai analisis regresi panel melalui aplikasi EViews 13. Analisis tersebut mencakup pemilihan model regresi panel, analisis statistik deskriptif, pengujian hipotesis, pengujian simultan, serta perhitungan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya kepemilikan institusional, dewan komisaris yang independen, dan komite audit tidak terdapat dampak yang signifikan terhadap kinerja keuangan. Selain itu, kepemilikan institusional juga tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan secara keseluruhan. Hasil ini memperlihatkan bahwasanya implementasi mekanisme GCG saja tidak dapat secara optimal meningkatkan kinerja keuangan. Oleh karena itu, penerapan mekanisme tersebut harus didukung oleh praktik pengawasan dan tata kelola yang lebih baik.
Copyrights © 2026