Tujuan pengembangan dan pelaksanaan Model Pembelajaran Inquiry Learning adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di UPT SD Negeri Ngembul 03 pada materi sistem peredaran darah manusia. Model pembelajaran ini dipilih karena mampu mendorong siswa untuk lebih aktif, kreatif, serta berpikir kritis dalam proses pembelajaran. Prosedur pelaksanaan pembelajaran dilakukan dalam tiga kali pertemuan dengan menerapkan sintak model Inquiry Learning secara sistematis. Sintak tersebut diawali dengan tahap orientasi untuk membangun kesiapan belajar siswa, kemudian dilanjutkan dengan merumuskan masalah yang berkaitan dengan sistem peredaran darah manusia. Setelah itu siswa mengumpulkan data melalui kegiatan pengamatan, diskusi, dan pencarian informasi dari berbagai sumber belajar. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis untuk menguji hipotesis yang telah dibuat sebelumnya. Tahap akhir dari pembelajaran adalah menarik kesimpulan berdasarkan hasil diskusi dan pembuktian yang telah dilakukan siswa. Hasil pelaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa model Inquiry Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V. Peningkatan tersebut terjadi karena siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran, mampu bekerja sama dalam kelompok, serta terdorong untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah secara mandiri. Tindak lanjut dari pelaksanaan pembelajaran ke depannya adalah mengoptimalkan penggunaan model ini dengan dipadukan pembelajaran berdiferensiasi agar kebutuhan belajar setiap siswa dapat terfasilitasi secara lebih maksimal.
Copyrights © 2026