Jurnal Riset Psikologi
Volume 6, No. 1 Juli 2026, Jurnal Riset Psikologi (JRP)

Pengambilan Keputusan Menikah Perempuan dengan Ayah Berselingkuh: Narrative Review

Rahmah Aprili Setiani (Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Yunita Sari (Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2026

Abstract

Abstract. Paternal infidelity has significant psychological and social impacts, particularly on daughters in the emerging adulthood phase. It may reduce trust in men, create relational trauma, and influence marriage decisions. This study aimed to examine the impact of paternal infidelity and the internal and external factors affecting marriage decision-making among women with unfaithful fathers. A systematic review of 10 scientific articles published between 2015 and 2025 was conducted using narrative analysis. The findings indicate that internal factors, including trauma, insecure attachment, and personal interpretations, together with external factors such as family environment, culture, and social media, shape women's perceptions of marriage. Many women choose to delay or avoid marriage, while others use their family experiences to develop healthier relationships. In conclusion, marriage decision-making is influenced by the interaction of internal and external factors. The study highlights the importance of premarital counseling, psychological support, and further research to strengthen women's resilience after experiencing paternal infidelitys. Abstrak. Perselingkuhan ayah menimbulkan dampak psikologis dan sosial yang mendalam, khususnya bagi anak perempuan pada fase emerging adulthood. Pengalaman ini dapat memengaruhi kepercayaan terhadap laki-laki, menimbulkan trauma relasional, serta memengaruhi keputusan menikah. Penelitian ini bertujuan meninjau dampak perselingkuhan ayah serta faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengambilan keputusan menikah pada perempuan dengan pengalaman ayah berselingkuh. Penelitian menggunakan metode systematic review terhadap 10 artikel ilmiah terbitan 2015–2025 yang dianalisis secara naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa trauma, pola attachment yang tidak aman, dan pemaknaan pribadi, serta lingkungan keluarga, budaya, dan media sosial, berperan dalam membentuk persepsi dan keputusan menikah. Sebagian perempuan memilih menunda atau menghindari pernikahan, sedangkan sebagian lainnya menjadikan pengalaman tersebut sebagai pembelajaran untuk membangun hubungan yang lebih sehat. Penelitian ini menekankan pentingnya konseling pranikah, dukungan psikologis, dan penelitian lanjutan untuk memperkuat resiliensi perempuan dalam menghadapi dampak perselingkuhan ayah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JRP

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

Jurnal Riset Psikologi (JRP) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review yang mempublikasikan hasil riset dan kajian teoritik terhadap isu empirik dalam sub kajian Psikologi Sosial, Pendidikan, dll. JRP ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan eISSN 2798-6071 yang diterbitkan ...