Pendahuluan: Perkembangan motorik bayi merupakan indikator penting dalam tumbuh kembang anak. Salah satu stimulasi yang terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik adalah baby swimming. Aktivitas ini tidak hanya melatih koordinasi dan kekuatan otot bayi, tetapi juga meningkatkan sesnsorik dan refleks motorik kasar serta halus. Tujuan:  Untuk menguji efektivitas baby swimming dalam meningkatkan perkembangan motorik pada bayi usia 6-12 bulan di PMB Bidan Wanti Medan. Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan rancangan one group pre-test and post-test design. Populasi dalam penelitian sejumlah 20 bayi yang melakukan kunjungan baby swimming pada april-juli 2025. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purvosive sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 10 responden. Penilaian perkembangan motorik kasar menggunakan kuesioner KPSP dan analisis data dengan uji wilxocon. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh baby swimming pada perkembangan motorik bayi dengan nilai p-value 0,003 0,005. Sebelum diberikan intervensi baby swimming didapatkan nilai sig 0,000 dan sesudah diberikan intervensi baby swimming didapatkan nilai sig 0,000 dan terdapat 2 bayi yang mengalami keterlambatan motorik seperti bayinya belum bisa tengkurap sendiri, dan duduk harus dibantu. Kesimpulan: Aktivitas baby swimming terbukti mampu merangsang gerak motorik kasar seperti tengkurap, duduk, berdiri, serta motorik halus seperti menggenggam dan meraih benda pada bayi usia 6-12 bulan di PMB Bidan Wanti Medan.
Copyrights © 2026