Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan PUS dalam Ber-KB Harahap, Hasanah Pratiwi
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v2i1.76

Abstract

Indonesia is a developing country that has a large population of about 237.6 million people and an average population growth rate of 1.49% per year. In Taraha Village, there are still many couples of reproductive age that are not acceptors, as many as 52 (46.2%). The purpose of this study was to determine the factors associated with couples of reproductive age participation in the family planning program in Taraha Village in 2018. This research was analytic survey research with a cross-sectional approach. The data collection method used questioner. The study was conducted in Taraha Village, Mandrehe Utara Subdistrict, in 2018. The sample of this research was the productive age couples, who were 81 acceptors and not acceptors using a stratified random sampling technique. Data were analyzed by performing a Chi-square analysis test. Based on the results obtained on the knowledge variable the majority of knowledge lacking by 42 respondents (52%) with a p-value <0,001, the majority of negative attitudes as many as 55 respondents (68%) with a p-value of 0.010, the majority of cultural factors were not good enough as many as 44 respondents (54%) obtained a p-value<0,001. It is recommended to the government of Nias Barat District to increase health promotion, especially on the family planning program.
Pengaruh Mutu Pelayanan Kebidanan terhadap Tingkat Kepuasan Ibu Nifas di RSU Mitra Sejati Medan Harahap, Hasanah Pratiwi; Sikumbang, Sri Rintani; Manalu, Fransiska
Jurnal Kesehatan Global Vol 3, No 3 (2020): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v3i3.4718

Abstract

Peningkatan standar dalam menjaga mutu pelayanan kebidanan sangat diperlukan dalam menurunkan AKI dan AKB di Indonesia. salah satu caranya dengan menerapkan jasa pelayanan sesuai kode etik dan standar pelayanan profesi yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutu pelayanan bidan terhadap tingkat kepuasan ibu nifas di RSU Mitra Sejati Medan. Desain penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian ini dilakukan di RSU Mitra Sejati Medan. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua ibu nifas hari ke-3 yang dirawat inap sebanyak 36 orang diruangan teratai RSU Mitra Sejati Medan pada bulan maret tahun 2019 dan teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Data dianalisis dengan univariat, bivariat dengan uji statistic chi square dan multivariat dengan uji statistik binary logistic.. Hasil Penelitian diperoleh ada hubungan mutu pelayanan kebidanan dari segi daya tanggap (p value = 0,039), empati (p value = 0,014), bukti fisik (p value = 0,025), jaminan (p value = 0,018), keandalan (p value = 0,003) dan uji multivariat menggunakan uji binay logistic menunjukkan ada pengaruh empati (OR= 6,087), jaminan (OR=5,839) terhadap tingkat  kepuasan ibu postpartum di RSU Mitra Sejati Medan Tahun 2019.  Kesimpulan yang didapatkan ada pengaruh mutu pelayanan kebidanan dari segi empati terhadap tingkat kepuasan ibu nifas. Diharapkan kepala pihak rumah sakit mempertahankan dan meningkatkan pelayanan-pelayanan yang sudah dianggap baik oleh pasien dan memperbaiki pelayanan yang masih membuat pasien kurang puas.
Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan PUS dalam Ber-KB Hasanah Pratiwi Harahap
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v2i1.76

Abstract

Indonesia is a developing country that has a large population of about 237.6 million people and an average population growth rate of 1.49% per year. In Taraha Village, there are still many couples of reproductive age that are not acceptors, as many as 52 (46.2%). The purpose of this study was to determine the factors associated with couples of reproductive age participation in the family planning program in Taraha Village in 2018. This research was analytic survey research with a cross-sectional approach. The data collection method used questioner. The study was conducted in Taraha Village, Mandrehe Utara Subdistrict, in 2018. The sample of this research was the productive age couples, who were 81 acceptors and not acceptors using a stratified random sampling technique. Data were analyzed by performing a Chi-square analysis test. Based on the results obtained on the knowledge variable the majority of knowledge lacking by 42 respondents (52%) with a p-value <0,001, the majority of negative attitudes as many as 55 respondents (68%) with a p-value of 0.010, the majority of cultural factors were not good enough as many as 44 respondents (54%) obtained a p-value<0,001. It is recommended to the government of Nias Barat District to increase health promotion, especially on the family planning program.
Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Wanita Usia Subur di RSUD Dr. Pirngadi Medan Hasanah Pratiwi Harahap; Sarma N Lumbanraja
Jurnal Kesehatan Global Vol 1, No 1 (2018): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.21 KB) | DOI: 10.33085/jkg.v1i1.3907

Abstract

Kanker payudara merupakan penyakit kanker tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Kementrian Kesehatan RI tahun 2013 sebesar 0,5% atau 61.682 penderita. Kejadian kanker payudara dapat terjadi dikarenakan beberapa faktor risiko. Berdasarkan catatan rekam medis jumlah penderita kanker payudara pada tahun 2016 di RSUD Dr. Pirngadi Medan dari bulan januari sampai april sebanyak 284 orang. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan case control. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober  sampai Desemberi 2016. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 136 orang, dimana 68 responden pada kelopok kasus dan 68 responden pada kelompok kontrol. Analisis data multivariat enggunakan uji logistic regression. Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel riwayat keluarga menderita kanker merupakan faktor risiko yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian kanker payudara di RSUD Dr. Pirngadi Medan. Hal ini diperoleh dari nilai Exp.(B) yakni 10,726 yang artinya dengan adanya faktor riwayat keluarga menderita kanker pada wanita, menyebabkan 10,761 kali lebih berisiko untuk menderita kanker payudara dibanding dengan faktor risiko yang lain. Kepada petugas kesehatan yang bertugas di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan agar berupaya meningkatkan pengetahuan penderita maupun bukan penderita kanker payudara melalui promosi kesehatan yaitu penyuluhan tentang kanker payudara dan pencegahan dini kanker payudara serta teknik menyusui yang benar sehingga menurunkan angka kejadian kanker payudara.
EFEKTIVITAS SERBUK JANTUNG PISANG TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS Hasanah Pratiwi Harahap; Winda Agustina; Ainun Mardhiah
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 6 No 1 (2022): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v6i1.2092

Abstract

Proses pembentukan ASI melibatkan gabungan dari hormon prolaktin dan oksitosin serta adanya refleks berupa hisapan bayi pada putting ibu. Pencapaian ASI ekslusif di Asahan sebesar 43,6%. Kegagalan pemberian ASI dapat memberikan dampak infeksi bayi dan serta meningkatkan kanker payudara pada ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas serbuk jantung pisang terhadap produksi ASI. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode pre eksperimental design dengan desain posttest control group design. Lokasi penelitian di Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman mulai Agustus 2020-Juni 2021 dengan tekhnik purposive sampling dan perbandingan 1:1 sebanyak 26 orang terdiri kelompok intervensi dan kontrol. Intervensi diberikan serbuk jantung pisang dan penilaian menggunakan kuesioner kriteria kelancaran produksi ASI yang terbagi indikator bayi dan ibu. Penilaian dilakukan sebanyak 4 tahap. Analisis data yang digunakan adalah independent sample t test dengan tingkat kemaknaan 95% (0,05). Hasil penelitian diperoleh nilai sig 0,031 dengan mean kelompok intervensi 19,08 dan kontrol 16,08 pada indikator bayi, sementara produksi ASI dari indikator ibu nilai sig.0,006 dengan mean sebesar 22,77 untuk kelompok intervensi dan 17,85 untuk kontrol. Kesimpulan ada efektivitas berupa peningkatan produksi ASI dari indikator bayi dan ibu dengan pemberian serbuk jantung pisang. Diharapkan tenaga kesehatan khususnya di fasilitas primer dan klinik untuk membantu dan memberikan penkes ibu nifas dalam meningkatkan produksi ASInya dengan memberdayakan hasil alam.
The Effect Of Mosaic Art On Improvement Of Motoric Development Smooth Children Ainun Mardhiah; Dewi Sartika; Hasanah Pratiwi Harahap
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i2.5536

Abstract

Latar Belakang: Anak usia 3 sampai 6 tahun dikenal sebagai masa prasekolah dan masa sensitif. Menurut United Nations Children's Fund (UNICEF), hanya 38% dari 10 juta anak dengan disabilitas perkembangan di seluruh dunia berada dalam rentang usia yang sesuai untuk berpartisipasi dalam program anak usia dini pada tahun 2018. Jauh di bawah target RPJMN sebesar 77%. 2015-2019. Pada tahun 2010, 35,7% anak Indonesia mengalami stunting. Hal ini tergolong sebagai masalah kesehatan masyarakat yang tinggi menurut referensi WHO.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh seni mozaik terhadap perkembangan motorik halus anak di Desa Tanjung Gusta.Metode: Rancangan penelitian menggunakan metode pembentukan kelompok kontrol sebelum eksperimen, sebelum pengujian dan setelah pengujian. Populasi dan sampel penelitian adalah anak usia 5-6 tahun di Desa Tanjung Gusta Dusun I dengan sampel jenuh sebanyak 30 responden. Data dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan komputer untuk data univariat dan bivariat menggunakan uji t tidak berpasangan dengan taraf signifikansi 95% (0,05).Hasil: nilai mean dalam kelompok seni mozaik sebesar 6,87 dan kontrol 5,33. Nilai std. Deviation pada kelompok seni mozaik sebesar 1,807 dan kelompok kontrol sebesar 1,799. Nilai Std. Error Mean pada kelompok seni mozaik sebesar 0,467 dan kontrol 0,465. Sedangkan uji statistik dengan uji T tidak berpasangan menunjukkan nilai Sig. 0,027 < 0,05.Kesimpulan: Di desa Tanjungsta terdapat perbedaan pengaruh seni mozaik terhadap peningkatan perkembangan gerak halus pada anak.Saran: Peneliti selanjutnya mengkaji pentingnya orang tua memperhatikan variabel lain yang berhubungan dengan stimulasi anak, seperti seni mozaik, dan peningkatan pengetahuan perkembangan motorik halus anak. Kata kunci: Anak, Peningkatan Perkembangan Motorik Halus, Seni Mozaik  ABSTRACT Background: Children aged 3-6 years are referred to as preschool and sensitive periods. The United Nations Children's Fund (UNICEF) says that 10 million children have developmental disabilities worldwide and in 2018 only 38% of children in the age group eligible for participation in early intervention programs are well below the RPJMN target of 77% for 2015-2019. In 2010, growth and developmental disorders among children in Indonesia reached 35.7% and are classified as serious public health problems according to WHO references.Purpose of the study: to find out the influence of mosaic art on improving the fine motor development of children in Tanjung Gusta Village.Method: The study design used a pretest design approach and a pretest and posttest control group design. The population and sample for the study were all children aged 5-6 in Tanjung Gusta Village 1  with a saturated sample of 30 respondents. Univariate and bivariate data that were collected, processed using a computer, and analyzed using a T-test were not paired with a meaningful ratio of 95% (0.05).Result: the mean value in the mosaic art group was 6.87 and the control was 5.33. Std value. Deviation in the mosaic arts group was 1,807 and the control group by 1,799. The Std. Error Mean score in the mosaic art group was 0.467 and the control was 0.465. While statistical tests with unpaired T tests show Sig values. 0.027 < 0.05Conclusion: there is a difference in the effect of mosaic art on improving the development of fine motor skills of children in the village of Tanjung Gusta.Suggestion: researchers went on to examine other variables related to child stimulation with mosaic or other art and the importance of parents to pay attention to increased knowledge of children's fine motor development. Keywords: Children  Improvement Fine Motor Development, Mosaic Art
Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Peudada Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen Ramadhani Syafitri Nasution; Hasanah Pratiwi Harahap; Yuka Oktafirnanda
Jurnal Bidan Komunitas Vol 5, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v5i2.5203

Abstract

Latar belakang: Balita merupakan kelompok yang rawan mengalami masalah gizi. Masalah gizi secara langsung disebabkan oleh asupan yang kurang, dan tingginya penyakit infeksi.Gangguan gizi akibat tidak sesuai asupan dengan kebutuhan tubuh, yang menjadikan rendahnya status gizi yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Tujuan: untuk mengetahui faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Peudada Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen Tahun 2021. Desain: penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian Di Wilayah Kerja Puskesmas Peudada Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai September 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu yang memiliki Anak balita berjumlah 583 balita. Sampel sebanyak 85 orang, analisa data yang dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: dari hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan antara pendidikan (p = 0,000 0,05), pendapatan Keluarga (p = 0,000 0,05), Pola Asuh (p = 0,000 0,05) dan riwayat penyakit infeksi (p = 0,000 0,05) dengan Status gizi balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Peudada Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen Tahun 2021. Kesimpulan: ada hubungan antara pendidikan, pendapatan keluarga, Pola asuh dan riwayat penyakit infeksi dengan status gizi balita di wilayah kerja puskesmas Peudada Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen tahun 2021.
KONSUMSI JUS BAYAM MERAH DAPAT MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER II Ramadhani Syaftiri Nasution; Siti Aisyah; Hasanah Pratiwi Harahap
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i2.3420

Abstract

 CONSUMPTION OF RED SPINACH JUICE CAN INCREASE HEMOGLOBINE LEVELS IN TRIMESTER II PREGNANT WOMEN Background: Anemia is a condition where the hemoglobin level decreases from the normal amount, which is <11 g%. According to the World Health Organization (WHO), globally the prevalence of anemia in the world is 41.8%, which affects 56 million pregnant women. One of the causes of anemia during pregnancy is iron deficiency. The use of red spinach in juice form as a vegetable ingredient to help improve blood oxygen circulation.Purpose:  This study is for the effect of consumption of red spinach juice on the increase in hemoglobin levels in pregnant women trimester II in the village of Bandar Khalifah, Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli SerdangMethods: The design of this study was a quasy experiment with the design using the one group pretest posttest research design using purposive sampling technique of 15 people. The data used are primary and secondary data. Data were analyzed using paired t test analysis.Results:  From the results of the study with the results of statistical tests, the value of Asym sig (2-tailed) 0.000 is smaller than 0.05, it can be concluded that there is an effect of consumption of red spinach juice on the increase in hemoglobin levels in pregnant women in the second trimester in Bandar Klippa Village, Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang in 2020.Conclusion: The results showed that there was a significant effect between the provision of red spinach juice on the increase in hemoglobin levels in pregnant women in the second trimester. Suggestion: The results of this study are expected to activate pregnant women by working with local midwives to encourage pregnant women to consume red spinach juice every day or other foods that can increase hemoglobin levels. Keywords: Red Spinach Juice, Increased Hemoglobin Levels, Pregnant Women ABSTRAK Latar Belakang: Persalinan Anemia merupakan keadaan dimana kadar Hemoglobin menurun dari jumlah yang normal yaitu < 11 gr%. Menurut World Health Organization (WHO) mencatat secara global bahwa prevalensi anemia di dunia yaitu sebanyak 41,8 % yang menyerang ibu hamil sebanyak 56 juta orang. Salah satu penyebab anemia selama kehamilan adanya kekurangan zat besi. Penggunaan bayam merah dalam bentuk jus sebagai bahan nabati dapat membantu melancarkan sirkulasi oksigen darah.Tujuan:  Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsumsi jus bayam merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II di Desa Bandar Khalifah Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli SerdangMetode:  Desain penelitian ini adalah quasy experimen dengan Dengan desain menggunakan penelitian  the one group pretest posttest design dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 15 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data dianalisis dengan menggunakan uji analisis paired t test.Hasil: Dari hasil penelitian dengan hasil uji statistik nilai Asym sig (2-tailed) 0,000 lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada  pengaruh konsumsi jus bayam merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II di Desa Bandar Klippa Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang tahun 2020.Kesimpulan: ada pengaruh yang signifikan antara pemberian jus bayam merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II.Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengaktifkan ibu hamil dengan berkerja sama dengan bidan setempat untuk menggerakkan ibu hamil mengkonsumsi jus bayam merah setiap harinya atau makanan lain yang dapat meningkatkan kadar haemoglobin. Kata kunci : Jus Bayam Merah, Peningkatan Kadar Haemoglobin, Ibu Hamil
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN, PENDAPATAN, POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING Yuka Oktafirnanda; Hasanah Pratiwi Harahap; Ani Deswita Chaniago
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.4928

Abstract

Background: Short stature is one of many problems nowadays, many factors trigger Short stature in toddlers including mother's knowledge. Most mothers do not know how to process and choose the right food, do not understand a good diet for toddlers, family income is also a factor that led to the limited choice of food, so the food is not varied. Based on preliminary research conducted in Helvetia Village 3 of 5 toddlers undergo short stature. One of them was brief.Purpose:  This study aimed to determine the correlation of knowledge, income, and diet with the incidence of Short stature in Helvetia Village, Labuhan Deli Sub-District.Methods: The research design used an analytic survey with a cross-sectional approach.  It was conducted on June – July 2021. Data were collected by using questionnaires. The populations in this study were all toddlers aged >2 - 5 years of 40 toddlers. Data were analyzed by using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test.  Meanwhile, the Multivariate used Binary Logistics.Results:  From the results of the chi-square test about mothers’ knowledge, family income, and diet significantly associated with the incidence of Short stature in Helvetia Village of  Labuhan Deli Sub-District with a p-value of 0.00, 0.002, 0.014. Based on the Binary logistic variable test, the most dominant influence on the incidence of Short stature was Mothers’ Knowledge with Exp(B) 5.735.Conclusion: Based on the result showed it can be concluded that the correlation of  Mother’s Knowledge, Family Income, and Diet with Short stature was found in Helvetia Village, Labuhan Deli Sub - District. The most influential variable on Short stature was Mother's Knowledge.Suggestion Mother's knowledge related to stunting should continue to be improved by holding regular counseling by local health workers. That way mothers can discuss and have broad insight related to nutrition, processing and presentation methods that are right for their children. Keywords: Knowledge, Income, Diet, Short stature ABSTRAK Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu masalah yang banyak terjadi saat ini, banyak faktor pemicu terjadinya stunting pada balita diantaranya pengetahuan ibu, banyak ibu tidak mengetahui cara pengolahan makanan yang tepat dan  pemilihan makanan. Kemudian bagaimana pola makan yang baik untuk balita, serta faktor pendapatan keluarga yang menyebabkan terbatasnya pilihan makanan, sehingga makanan anak jadi tidak bervariasi. Survei awal yang dillakukan di Desa Helvetia dari 5 orang balita, 3 diantaranya mengalami stunting dimana 1 orang bertubuh sangat pendek.Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan pengetahuan, pendapatan, dan pola makan dengan kejadian stunting di Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli.Metode:  Desain Penelitian yang digunkaan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan bulan Juni-Juli 2021. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua balita berusia >2 tahun sampai 5 tahun sebanyak 40 orang. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik total populasi. Analisa data Univariat, Bivariat dengan Chi-Square dan Multivariat menggunakan Binary Logistik.Hasil: Dari hasil chi-quare test Pengetahuan Ibu, Pendapatan Keluarga, Pola Makan, secara signifikan berhubungan dengan kejadian stunting di Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli dengan nilai P-Value 0,00 , 0,002 , 0,014. Dan dari Uji Binary logistic variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian stunting adalah Pengetahuan ibu dengan Exp(B) 5.735.Kesimpulan: Ada hubungan Pengetahuan Ibu, Pendapatan Keluarga, Pola Makan dengan Kejadian Stunting di Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli. Variabel paling berpengaruh terhadap stunting adalah Pengetahuan Ibu.Saran Pengetahuan ibu terkait stunting sebaiknya terus ditingkatkan dengan diadakannya penyuluhan-penyuluhan secara berkala oleh tenaga kesehatan setempat. Dengan begitu ibu-ibu dapat berdiskusi dan punya wawasan yang luas terkait gizi, cara pengolahan dan penyajian yang tepat untuk anaknya. Kata Kunci : Pengetahuan, Pendapatan, Pola Makan, Stunting  
PEMANFAATAN PUSKESMAS PADA PERSALINAN NORMAL Rapida Saragih; Sitha Paradila Delarosa; Hasanah Pratiwi Harahap
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.2414

Abstract

ABSTRAK  Latar Belakang: Persalinan masih terjadi di rumah dan bukan di pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan cakupannya mencapai 89,68%. Pencapaian ini sudah memenuhi target RENSTRA 2012 yang yaitu 88%. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan cakupannya sudah mencapai 93,68%. Sementara untuk tingkat Kabupaten Bone tahun 2012 cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan sebesar 93,43%.  Tujuan:  penelitian ini untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan puskesmas pada persalinan di wilayah kerja puskesmas siabu tahun 2018. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin yang berada diwilayah kerja Puskesmas siabu Tahun 2018 sebanyak 118 orang  dengan pengambilan sampel menggunakan slovin dan system random sampling dengan teknik pengumpulan data dari kuesioner. Hasil: Hasil penelitian ini di uji dengan chi square dengan tingkat kepercayaan 95% dimana a=0,05. Didapat pada variabel pengetahuan dengan nilai p=0,001<0,05, pada sikap dengan nilai p=0,033<0,05 dan jarak dengan nilai  p=0,022<0,05. Sehingga dapat diartikan bahwa ada faktor faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan puskesmas pada persalinan di sekitar wilayah kerja Puskesmas Siabu Tahun 2018. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan, sikap dan jarak dengan pemanfaatan puskesmas pada persalinan normal di wilayah kerja Puskesmas Siabu Kecamatan Siabu Tahun 2018. disarankan kepada petugas kesehatan sebagai bahan masukan atau informasi bagi Puskesmas siabu untuk meningkatkan keinginan masyarakat dalam memanfaatkan puskesmas dengan sebaiknya.  Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Jarak, Pemanfaatan Persalinan