Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler tahfiz dalam menanamkan cinta Al-Qur’an anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 18 anak di TK Al-Iman Cipinang Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman cinta Al-Qur’an terhadap anak melalui kegiatan ektrakurikuler dilakukan dengan Metode Talaqqi, yaitu guru membacakan terlebih dahulu sebelum anak-anak mengikuti bacaannya. Dalam kegiatan tersebut terlihat anak-anak antusias memperhatikan guru. Dilanjutkan dengan Metode Muroja’ah, yaitu siswa diminta membaca Al-Qur’an secara bersama-sama untuk mengulang yang sudah dihafal. Selanjutnya guru melakukan story telling terkait makna kandungan dari Al-Qur’an, hal ini sangat menarik minat peserta didik. Sehingga dapat dilihat melalui kegiatan ekstrakurikuler tahfiz tersebut dapat meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an siswa di TK Al-Iman. Hal tersebut dilihat dari proses mengamati, membaca, menghafal dan memahami Al-Qur’an.
Copyrights © 2026