Penelitian ini bertujuan menganalisis kreativitas guru PAUD dalam pengembangan modul ajar berbasis deep learning di Kecamatan Kaliwates Jember. Metode penelitian adalah metode campuran (mixed method) dengan subjek 134 guru yang tergabung dalam 9 gugus PAUD melalui teknik sampling jenuh. Unit analisis didasarkan pada produk modul ajar yang telah guru rancang dalam masing-masing gugus PAUD. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan rubrik CPAM (Creative Product Analysis Matrix) yang mencakup aspek originalitas, kesesuaian, dan elaborasi, sedangkan analisis kualitatif menggunakan analisis isi model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kreativitas guru berada pada kategori kreatif hingga sangat kreatif, dengan 2 gugus (22,2%) berkategori sangat kreatif dan 7 gugus (77,8%) berkategori kreatif. Aspek kesesuaian memperoleh skor tertinggi dan relatif merata, menunjukkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan sesuai dengan perkembangan anak. Namun, aspek originalitas dan elaborasi masih bervariasi, ditandai dengan keterbatasan inovasi ide, kedalaman konsep, dan pengembangan asesmen. Secara keseluruhan, modul ajar telah mengarah pada prinsip deep learning melalui pembelajaran berbasis proyek dan pengalaman nyata, meskipun sebagian masih menunjukkan karakteristik surface learning. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih inovatif, reflektif, dan mendalam.
Copyrights © 2026