WASANA NYATA
Vol 10, No 1 (2026)

Pendampingan Pengolahan Limbah Galon Le-Mineral Menjadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomis Pada Kelompok Pengrajin Griya Karebet Makamhaji Kartasura Sukoharjo

Tri Widianto (Universitas Dharma AUB Surakarta)
I Gusti Putu Diva Awatara (Universitas Dharma AUB Surakarta)
Lukman Ahmad Imron Pahlawi (Universitas Dharma AUB Surakarta)
Andri Octaviani (Universitas Dharma AUB Surakarta)
Yosephine Angelina Yulia (Universitas Sugeng Hartono)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Permasalahan sampah plastik menjadi isu lingkungan yang semakin serius, terutama limbah plastik dari kemasan air minum dalam kemasan. Salah satu jenis limbah plastik yang banyak ditemukan adalah galon bekas air mineral seperti produk dari Le Minerale. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah tersebut dapat mencemari lingkungan dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai secara alami.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada kelompok pengrajin Griya Karebet di Makamhaji dalam mengolah limbah galon plastik menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis seperti pot bunga, lampu hias, tempat alat tulis, dan berbagai produk dekoratif lainnya.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, pelatihan keterampilan, praktik langsung, serta pendampingan produksi dan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami teknik pengolahan limbah plastik menjadi produk kerajinan serta mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai estetika dan potensi nilai jual.Program ini tidak hanya memberikan manfaat dalam meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan limbah plastik serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

wasana_nyata

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences Veterinary Other

Description

Dari pemahaman teori diaplikasikan hal kecil akan kesadaran kebersihan di lingkungan rumah akan berdampak pada lingkungan global. Manusia dapat merubah dunia dari diri sendiri dengan pemahaman ilmu, disipilin dan empati. Sampah di pilah dengan menyediakan 3 tempat sampah sesuai dengan jenis ...