Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan informasi siswa pedesaan dalam mengenal Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang (UNP) dan merumuskan strategi komunikasi humas melalui peran duta alumni. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam, dan studi dokumen. Informan dipilih secara purposive, yaitu lima mahasiswa atau alumni Ilmu Komunikasi UNP yang berasal dari sekolah pedesaan di Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital membantu siswa memperoleh pengetahuan awal tentang program studi, tetapi belum cukup kuat untuk membangun keyakinan dan keputusan memilih program studi. Hambatan utama meliputi minimnya informasi formal dari sekolah, keterbatasan internet, rendahnya pengenalan masyarakat terhadap Ilmu Komunikasi, kekhawatiran keluarga, serta hambatan ekonomi dan geografis. Komunikasi interpersonal melalui alumni terbukti lebih dipercaya karena adanya kesamaan pengalaman, bahasa, dan latar sosial. Alumni dapat berperan sebagai opinion leader sekaligus jembatan kepercayaan antara kampus, siswa, dan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan program duta alumni berbasis daerah, sosialisasi langsung ke sekolah, mentoring calon mahasiswa, serta campus expo daerah sebagai strategi humas yang lebih kontekstual untuk menjangkau siswa pedesaan.
Copyrights © 2026