Penyelesaian studi tepat waktu merupakan salah satu indikator mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi dan menjadi tolok ukur keberhasilan mahasiswa maupun program studi. Namun, fenomena keterlambatan penyelesaian studi masih banyak ditemukan di berbagai perguruan tinggi, termasuk pada Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar, meskipun program studi tersebut telah memperoleh akreditasi Unggul. Kondisi ini menunjukkan perlunya kajian yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor penyebab keterlambatan studi serta upaya yang dilakukan mahasiswa dalam mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan penyelesaian studi mahasiswa serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan mahasiswa dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dipilih secara purposive sebanyak sepuluh orang, yaitu mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar yang telah menempuh masa studi lebih dari lima hingga tujuh tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan penyelesaian studi dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu kendala finansial, perilaku prokrastinasi, kesulitan dalam penulisan skripsi, dan kondisi mental mahasiswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa menerapkan berbagai strategi, antara lain menyusun kembali jadwal penyelesaian skripsi, mengoptimalkan bimbingan akademik dengan dosen pembimbing, serta memanfaatkan layanan konseling dan dukungan teman sebaya. Temuan ini menunjukkan bahwa penyelesaian studi tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga oleh kondisi ekonomi, psikologis, dukungan sosial, serta efektivitas layanan akademik yang diberikan oleh program studi.
Copyrights © 2026