Fenomena nomophobia, yakni ketergantungan berlebihan terhadap perangkat smartphone, semakin mengemuka di kalangan remaja dan diduga berimplikasi terhadap aspek kognitif, termasuk motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nomophobia terhadap motivasi belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Sumenep. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional, dan teknik pengambilan sampel dilakukakan secara purposive sampling dalam menentukan subjek penelitian. Instrumen pengumpulan menggunakan angket data berupa Skala Nomophobia dan Skala Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 1 Sumenep dengan skala Likert. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya pengaruh negatif yang signifikan antara nomophobia dan motivasi belajar, dengan koefisien korelasi r = -0,408 dan signifikansi 0,03 < 0,05. Koefisien determinasi (r²) sebesar 65,8% menunjukkan kontribusi substansial variabel bebas terhadap variabel terikat. Temuan ini menegaskan bahwa penelitian tercapai, yaitu membuktikan adanya pengaruh negatif nomophobia terhadap motivasi belajar. Hasil ini mengindikasikan perlunya kontrol terhadap penggunaan smartphone dalam konteks pendidikan guna mencegah penurunan motivasi belajar siswa.
Copyrights © 2025