Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan kemampuan guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 4 Angkola Timur dalam mengembangkan bahan ajar yang kontekstual dan mampu menumbuhkan minat baca serta literasi siswa. Padahal, cerita rakyat Indonesia (Indonesian folk tales) memiliki potensi besar sebagai sumber materi pembelajaran Bahasa Inggris yang dekat dengan budaya siswa sekaligus efektif untuk penguatan literasi. Tim dosen Universitas Graha Nusantara (UGN) menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan bagi 13 guru SMP Negeri 4 Angkola Timur melalui pelatihan dan pendampingan pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris berbasis Indonesian folk tales. Metode pelaksanaan berupa pelatihan, diskusi, dan pendampingan penyusunan bahan ajar, meliputi pemilihan dan adaptasi cerita rakyat, pengembangan media pembelajaran, teknik storytelling dan reading aloud, integrasi empat keterampilan berbahasa, serta penyusunan asesmen literasi berbasis cerita rakyat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran Bahasa Inggris yang inovatif dan kontekstual, serta komitmen guru untuk menerapkan bahan ajar berbasis folk tales di kelas guna mendukung penguatan literasi siswa SMP Negeri 4 Angkola Timur.
Copyrights © 2026