Satua merupakan salah satu karya sastra Bali awal yang bersumber dari kehidupan masyarakat Bali. Cerita memberikan pesan-pesan sosial, pendidikan, dan keagamaan yang bermanfaat bagi pembaca. Salah satu cerita yang mengandung nilai-nilai Hindu adalah cerita Suarga Rohana Parwa terbitan Dinas Pendidikan Provinsi Bali yang mengisahkan tentang perjalanan para Pandawa dan perilaku dharma di dunia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik studi pustaka dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kumpulan cerita Suarga Rohana Parwa yang terdiri dari empat judul cerita, yaitu Sang Yudistira Ngrereh Sang Pandawa, Sang Yudistira ka Yamaniloka, Linggih Sang Pandawa, dan Sang Yudistira Parayagan Darma. Data dikumpulkan dengan teknik baca catat kemudian disusun pada kartu data tentang unsur intrinsik dan Catur Paramita. Hasil penelitian ini: (1) Unsur intrinsik dalam cerita Suarga Rohana Parwa memiliki struktur yang lengkap yaitu sinopsis, tema, alur, latar, tokoh dan penokohan, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. (2) Nilai-nilai Catur Paramita yang terdapat dalam cerita ini yaitu Maitri (persahabatan), Karuna (cinta kasih), Mudhita (simpati), dan Upeksa (toleransi). Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk memberikan nasihat keagamaan yang tepat guna membimbing perkembangan kehidupan dan agama Hindu.
Copyrights © 2025