Penelitian ini menganalisis perbandingan metode konvensional dan kontemporer dalam pembelajaran bahasa Arab untuk menguasai empat keterampilan berbahasa. Metode konvensional, seperti Grammar-Translation Method, berfokus pada teori gramatikal dan literatur klasik. Sebaliknya, metode kontemporer seperti Communicative Language Teaching (CLT) menekankan komunikasi praktis dan interaksi. Menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui kajian literatur, hasil penelitian menunjukkan metode konvensional unggul dalam fondasi tata bahasa, sementara metode kontemporer lebih efektif meningkatkan kemampuan berbicara dan motivasi siswa. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi kedua pendekatan melalui model eklektik merupakan solusi terbaik untuk mencapai penguasaan akademis sekaligus komunikasi fungsional sesuai kondisi pembelajaran. Integrasi kedua pendekatan ini, melalui model eklektik atau terpadu, diusulkan sebagai solusi terbaik untuk memenuhi tujuan pembelajaran bahasa Arab yang komprehensif, baik untuk penguasaan akademis maupun komunikasi fungsional.
Copyrights © 2025