Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh interaksi parasosial terhadap perilaku pembelian impulsif pada mahasiswi Universitas X di Bekasi pengguna TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linear sederhana dan uji korelasi Spearman's rho, melibatkan 104 mahasiswi yang dipilih melalui purposive sampling. Interaksi parasosial diukur menggunakan PSI-Scale (Rubin et al., 1985; 15 aitem, α = 0,717), sedangkan pembelian impulsif diukur menggunakan IBTS (Verplanken & Herabadi, 2001; 18 aitem, α = 0,746). Hasil menunjukkan interaksi parasosial tidak berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif (r = 0,1103; p = 0,265; R² = 0,015). Ketidaksignifikan ini diduga akibat ceiling effect karena homogenitas sampel: 99,04% responden berada pada kategori interaksi parasosial tinggi dan 96,15% pada kategori pembelian impulsif tinggi, sehingga variasi data sangat terbatas. Faktor situasional seperti flash sale, countdown timer, dan kemudahan PayLater diduga lebih dominan mendorong pembelian impulsif dibanding interaksi parasosial. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan variabel mediator dan sampel yang lebih heterogen.
Copyrights © 2026