Penelitian ini di latar belakangi oleh permasalahan rendahnya kemampuan membaca suku kata pada anak Gangguan Spektrum Autisme (GSA) kelas I di SLB Autisme YPPA Padang. Studi pendahuluan mengidentifikasi satu subjek dengan kemampuan membaca suku kata yang belum optimal dan konsisten, ditambah dengan penggunaan media konvensional yang kurang efektif. Media kereta huruf dipilih karena memberikan stimulus visual menarik melalui bentuk kereta api berwarna-warni yang sesuai karakteristik anak GSA. Penelitian menggunakan desain Single Subject Research (SSR) A-B-A dengan 13 pertemuan yang pertama baseline A1 (3 sesi), kedua intervensi B (7 sesi), dan ketiga baseline A2 (3 sesi). Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian data pada setiap fase dipindahkan dalam bentuk grafik garis dengan penelitian kuantitatif untuk melihat perubahan antar fase. Hasil dari penelitian yang dilakukan sebanyak 13 pertemuan yang terbagi dalam 3 tahap yaitu baseline (A1) sebanyak 3 pertemuan mendapatkan hasil 5%, 5%, dan 5%. Tahap intervensi (B) sebanyak 7 pertemuan mendapatkan hasil 25%, 45%, 50%, 55%, 70%, 70%, dan 70%. Tahap baseline (A2) sebanyak 3 kali pertemuan mendapatkan hasil 80%, 80%, dan 80%. Berdasarkan hasil penelitian terbukti bahwa Media kereta huruf efektif meningkatkan kemampuan membaca suku kata anak GSA, dibuktikan dengan tren meningkat (5%, 70%, 80%), stabilitas tinggi fase akhir, dan overlap rendah antarfase.
Copyrights © 2026