Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan sebuah pengembangan media Aided Language Display berbasis animasi interaktif untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak dengan Gangguan Spektrum Autisme (GSA). Artikel ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bahasa ekspresi anak, khususnya dalam mengungkapkan kebutuhan sehari-hari seperti makan, minum, bermain, tidur, Buang Air Kecil, dan Buang Air Kecil, meskipun kemampuan bahasa reseptif sudah cukup baik. Media dikembangkan sebagai sarana pendukung komunikasi berbasis visual dan audio sesuai karakteristik anak GSA yang memiliki kecenderungan mencari preferensial. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Pada tahap analisis dilakukan observasi dan kajian teori untuk mengidentifikasi kebutuhan anak. Tahap desain meliputi perencanaan materi bahasa ekspresif dan perancangan media animasi berbasis interaktif. Tahap pengembangan dilakukan dengan menggunakan Canva Pro, Pixverse AI, dan MGX Dev AI, kemudian divalidasi oleh ahli materi dan ahli media serta direvisi sesuai saran validator. Implementasi dilakukan melalui uji coba terbatas kepada satu terapis dan satu anak dengan GSA. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat kevalidan media setelah direvisi serta menjabarkan kekurangan dan kelebihan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Aided Language Display berbasis animasi interaktif memperoleh nilai praktikalitas terapis sebesar 76,6% dengan kategori valid dan nilai praktikalitas anak sebesar 85% dengan kategori sangat valid . Hasil tersebut menunjukkan bahwa media ini layak digunakan, praktis, dan berpotensi membantu meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak dengan Gangguan Spektrum Autisme.
Copyrights © 2026